nasional

Salurkan Bantuan Baznas, FKPT Gandeng LDK PW Muhammadiyah Jawa Timur Rangkul Dai Pejuang Damai

Kamis, 4 Juni 2026 | 15:07 WIB

SENAYANPOST - Sebagai upaya memperkuat jalinan perdamaian di Jawa Timur, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur yang diketuai oleh Prof Dr Hj Husniyatus Salamah Zainiyati MAg menggandeng Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur yang membina para mantan narapidana terorisme dalam Komunitas Dai Pejuang Damai untuk menyalurkan bantuan dari Badan Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) 

Bantuan disalurkan dalam forum pertemuan pada Kamis 4 Juni 2026 di kantor PW Muhammadiyah Jawa Timur di kawasan Kertomenanggal Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Timur Prof Dr Hj Husniyatus Salamah Zainiyati MAg menekankan silaturrahmi ini untuk memperkuat mempertahankan NKRI.

"Silaturrahmi mempertahankan NKRI. Kami menggunakan sahabat untuk merangkul bukan memukul. Semua memiliki masa lalu tapi kita harus menyongsong masa depan," jelasnya.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara diintai oleh banyak negara yang berkepentingan menguasai sumber daya alam Indonesia.

"Indonesia negara yang sangat sexy dilirik oleh berbagai negara sedunia, karena kita negara kata. Semua agama bisa merasakan syariat agamanya dengan damai. Dengan sahabat deradikalisasi ini kita bisa merasakan perdamaian. Kita perlu sharing bersama untuk menciptakan perdamaian. Peperangan ini (di Teluk Arab, red) pasti berdampak," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur KH Dr Muhammad Sholihin Fanani, MPSDM menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki konsep Darul Ahdi Wa Syahadah yang memandang NKRI dan Pancasila sebagai kesepakatan nasional yang tidak dapat diubah dna tempat pembuktian untuk mencapai masyarakat yang aman, damai dan sejahtera.

"Disitu lah fungsi Muhammadiyah, disahkan dalam dokumen resmi dalam Muktamar Muhamamdiyah ke 47 di Makassar. Darul Ahdi negara kesepakatan dan Darusy Syahadah pembuktian. NKRI dan Pancasila adalah konsekuwensi dan perjanjian luhur di dalamnya Umat Islam yang dijaga dan dihormati," terangnya.

Dijelaskannya,kKonsep yang diusung KH Ahmad Dahlan, menjadikan seluruh sendi-sendi kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam sesuai Al Qur'an dan Sunnah untuk mencapai masyarakat sejahtera adil dan makmur

"Ini konsep sangat besar, semua yang dilakukan Muhammadiyah mengarah ke sana. Berorganisasi di Muhammadiyah harus dilandasi keikhlashan. bapak saya berpesan, Muhammadiyah saringane sek rapet," tegasnya.

 

 

Tags

Terkini