nasional

Dapat Mandat dari Presiden Prabowo, BAZNAS Ajak Lembaga Filantropi Bersatu Bantu Palestina

Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB
BAZNAS kirimkan bantuan kepada rakyat Palestina. (Dokumentasi BAZNAS RI)

SENAYANPOST - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Sodik Mudjahid menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan instruksi dan mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus berkomitmen mendukung serta membantu rakyat Palestina.

Tugas kemanusiaan internasional tersebut menjadi salah satu poin penting dari tujuh pesan strategis yang disampaikan oleh kepala negara kepada BAZNAS, di samping fokus utama menjaga kesejahteraan rakyat Indonesia.

Merespons arahan presiden tersebut, Sodik menegaskan bahwa saat ini pos anggaran dan ketersediaan dana kemanusiaan untuk Palestina masih terus berjalan dan tersedia.

Kepercayaan publik yang tinggi tercermin dari adanya tiga lembaga yang baru saja menitipkan dana bantuan dalam jumlah besar melalui BAZNAS untuk disalurkan langsung ke Palestina.

Baca Juga: Di Tengah Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran, Harga Minyak Tembus 110 Dolar per Barel

"Kami masih ada dana untuk Palestina. Ada tiga lembaga yang menitipkan dana untuk Palestina, pertama ulama-ulama Aceh sebesar 1 miliar rupiah, BAZNAS Depok 520 juta rupiah, dan Solidaritas Insan Peduli sebesar 520 juta rupiah," ungkap Sodik Mudjahid dalam keterangannya di Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/5/26).

Melihat besarnya potensi solidaritas dari berbagai daerah, BAZNAS mengimbau sekaligus mengajak seluruh elemen penggiat kemanusiaan di tanah air untuk menyatukan kekuatan.

Pihaknya berharap gerakan gotong royong ini dapat terorganisasi secara masif agar dampak bantuan yang diberikan bisa jauh lebih optimal dan merata bagi para korban konflik.

"Teman-teman filantropi, yuk kita kumpul dan koordinasikan untuk bantu Palestina. Mari kita bekerjasama membantu saudara-saudara kita di Palestina," seru Sodik mengajak kolaborasi lintas lembaga.

Baca Juga: Israel Penjajah Perluas Hukuman Mati untuk Warga Palestina di Tepi Barat

Di sisi lain, Sodik juga menceritakan tantangan nyata di lapangan saat berupaya menyalurkan amanah umat tersebut. Ia mengisahkan pengalamannya yang sempat melakukan perjalanan langsung ke Palestina, namun terkendala akses masuk yang sangat ketat.

Kendati tidak bisa memasuki wilayah inti, perjalanan tersebut dialihkan untuk menemui dan melihat langsung kondisi para pengungsi Palestina yang kini bertahan di Yordania. *

Tags

Terkini