nasional

TASPEN Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 | 19:29 WIB
Penyerahan santunan dari TASPEN oleh Wagub DKI Jakarta Rano Karno kepada ahli waris Almarhumah Nurlaela, Heris Rusman di Balai Kota DKI, Selasa, (28/4/26). (Dok. TASPEN)

SENAYANPOST – PT TASPEN (Persero) bergerak cepat menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) dengan total nilai Rp283.227.000 kepada ahli waris almarhumah Nurlaela. Nurlaela merupakan tenaga pendidik di SDN Pulo Gebang 11 Petang yang menjadi korban dalam kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin, (27/4/26).

Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran negara melalui TASPEN untuk memberikan kepastian finansial bagi keluarga ASN di masa duka. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, kepada Heris Rusman selaku ahli waris korban di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa, (28/4/26).

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya almarhumah. Ia menegaskan bahwa dedikasi Nurlaela sebagai guru merupakan jasa besar bagi bangsa. TASPEN memastikan seluruh hak almarhumah tersampaikan melalui proses yang cepat dan transparan guna membantu keberlangsungan hidup serta pendidikan putra-putri yang ditinggalkan.

“Melalui proses yang cepat, kami pastikan seluruh hak almarhumah tersampaikan kepada keluarga untuk membantu menjaga keberlangsungan hidup dan pendidikan putra-putri beliau,” ujar Henra dalam keterangannya.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Terhadap Perempuan di Cibinong Viral, Pelaku Diduga Terpengaruh Minuman Keras

Adapun total santunan sebesar Rp283.227.000 tersebut terdiri dari manfaat JKK senilai Rp227.076.400 dan manfaat THT sebesar Rp56.150.600. Komponen JKK tersebut sudah mencakup santunan kematian, uang duka tewas, biaya pemakaman, hingga bantuan beasiswa pendidikan anak sebesar Rp45.000.000. Dukungan beasiswa ini dirancang agar risiko kerja yang dialami ASN tidak memutus harapan masa depan generasi penerus mereka.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi respons proaktif TASPEN dalam menangani kejadian ini. Menurutnya, meski santunan tersebut tidak dapat menggantikan rasa duka keluarga, setidaknya bantuan tersebut mampu meringankan beban ekonomi di tengah masa sulit. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan bagi seluruh pekerja dalam setiap aktivitas.

Pencairan manfaat yang berlangsung singkat ini merupakan hasil sinergi antara TASPEN dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam percepatan administrasi dan validasi data peserta. TASPEN berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi pusat layanan yang proaktif dan responsif tanpa prosedur yang berbelit-belit.

“Negara hadir melalui TASPEN untuk memastikan ASN dan keluarganya tidak merasa sendirian saat menghadapi risiko kerja. Kecepatan layanan adalah prioritas utama kami,” tutup Henra. *

Tags

Terkini