SENAYANPOST – Kasus daycare Little Aresha di Yogyakarta menghancurkan hati orang tua.
Orang tua yang bekerja menitipkan anaknya dan menahan rindu sepanjang hari sembari mencari nafkah namun anak mereka berada di tangan yang salah.
Pasca penggerebekan, 11 orang pegawai daycare Little Aresha ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Di Balik Skandal Penganiayaan pada Daycare Yogyakarta, Ada Peran Eks Karyawan yang Ijazahnya Ditahan
Belasan pegawai tersebut terancam pasal penganiayaan dan penelantaran terhadap puluhan bayi.
Sebelumnya, polisi melakikan penggerebakan ke Daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat, 24 April 2026.
Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, satu orang pengasuh di daycare Little Aresha diberi tanggung jawab menangani 10 bayi sekaligus.
Tidak hanya itu, polisi juga menemukan bahwa pengasuh diberikan beban pekerjaan dengan gaji yang tidak setara.
Gaji pengasuh berkisar antara Rp1,8 juta hingga Rp2,4 juta per bulan.
Sedangkan Daycare Little Areha memtok tarif kepada orangtua sebesar Rp1 juta sampai Rp1,8 juta tergantung paket yang dipilih.
Baca Juga: Wajah Baru SMAN 5 Yogyakarta: Kini Miliki Atap Kelas Kokoh hingga Ruang UKS yang Lebih Nyaman
“Mereka kesulitan untuk melakukan pekerjaan mulai dari mandi, lalu menggunakan baju, sehingga diperintahkan untuk melakukan perbuatan yang tidak manusiawi," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Rizky Adrian, dikutip pada Selasa 28 April 2026.
“Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah ini selalu hadir di tiap pagi, dan mereka melihat langsung para pengasuh melakukan hal tersebut kepada anak-anak itu. Jadi dia mengetahui dan menyuruh melakukan,” tambahnya. (*)