SENAYANPOST – Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, memproyeksikan bahwa titik tertinggi arus mudik Lebaran 2026 akan jatuh pada 18 Maret 2026, tepat tiga hari sebelum hari raya. Estimasi ini disampaikan saat beliau meninjau situasi di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.
"Kita akan menghadapi puncak arus mudik H-3. Tentunya kita harapkan Jawa Tengah bisa memberikan pelayanan terbaik," ujar Sigit di hadapan media pada Senin (16/3/2026).
Menurut pandangan Kapolri, Gerbang Tol Kalikangkung merupakan titik paling krusial karena berperan sebagai akses utama menuju wilayah Jawa Tengah yang sangat berpotensi mengalami penumpukan kendaraan. Meski demikian, hingga detik ini, Sigit melihat pergerakan lalu lintas masih terpantau kondusif.
Kesiapan Strategi dan Inovasi Pelayanan
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri memberikan apresiasi atas matangnya rencana rekayasa lalu lintas yang disusun oleh personel di lapangan. Serangkaian skema telah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan, mulai dari aturan ganjil-genap hingga penerapan sistem satu arah (one way) baik skala lokal maupun nasional.
"Dari sisi persiapan sudah bagus mulai pengaturan rekayasa ganjil genap, one way lokal dan juga one way nasional," ungkap Sigit.
Baca Juga: BHR Ojol Naik Signifikan, Pengemudi di Solo Terharu Terima Manfaat Kebijakan Presiden Prabowo
Tak hanya fokus pada pengaturan jalan, Jenderal berbintang empat ini juga menyoroti inovasi dari Polda Jawa Tengah, yakni program Sipolan serta Valet Ride. Inisiatif tersebut dianggap efektif untuk meminimalisir angka kecelakaan sekaligus memudahkan pemudik dalam mengakses informasi layanan kepolisian selama perjalanan.
Polri berkomitmen agar seluruh rangkaian program ini mampu memberikan solusi instan bagi masyarakat yang menemui kendala di rute mudik. Prioritas utama petugas saat ini adalah menjamin keamanan para pengendara hingga masa puncak arus mudik tiba.
"Apabila ada permasalahan di jalan maka petugas dapat membantu sesuai yang dibutuhkan," jelasnya.
Menutup tinjauannya, Kapolri menekankan pentingnya kolaborasi antar-instansi agar pelayanan bagi para pemudik tahun ini benar-benar optimal.
"Sinergi kita seluruh stakeholder yang ada dalam memberikan pelayanan mudik di tahun 2026 ini betul-betul bisa hadir dirasakan oleh masyarakat," pungkas Sigit. *