“Kami memahami bahwa muncul persepsi di masyarakat bahwa ikan bandeng tersebut terlihat seperti masih mentah. Hal ini menjadi perhatian bagi kami karena tampilan visual menu yang dibagikan menimbulkan kesalahpahaman bagi sebagian pihak,” paparnya.
Pihak SPPG juga mengklaim bahwa telah memberikan label menu, petunjuk penyimpanan, serta anjuran konsumsi kepada penerima manfaat terkait makanan yang dibagikan.
Selain janji melakukan evaluasi, SPPG Argosari juga mengungkapkan permintaan maaf karena membuat kesalahpahaman yang berujung viral.
Usai pertemuan, Caroline mengunggah video terbaru dengan menegaskan bahwa permasalahan di antara kedua belah pihak sudah selesai.(*)