nasional

Soal Buku Gibran’s Black Paper, Roy Suryo Sebut Punya Banyak Bukti yang Belum Diungkap

Sabtu, 3 Januari 2026 | 06:43 WIB
Roy Suryo bocorkan perilisan buku tentang Wapres Gibran Rakabuming. (YouTube/Bambang Widjojanto)

SENAYANPOST - Ijazah SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat ini jadi bidikan Roy Suryo cs.

Roy Suryo bersama dengan Rismon Sianipar Hasiholan dan Tifauzia Tyassuma atau yang biasa dikenal dengan dokter Tifa mengklaim bahwa Gibran tak pernah lulus SMA. Sehingga, menurut ketiganya, Gibran tak memiliki ijazah SMA.

Sama halnya dalam polemik kasus ijazah Joko Widodo (Jokowi) dengan merilis buku Jokowi’s White Paper, Roy Suryo cs juga merilis buku tentang Gibran dengan judul Gibran’s Black Paper.

Buku Gibran’s Black Paper masih ditulis oleh Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dokter Tifa (RRT), sama seperti dengan buku Jokowi's White Paper. Namun, menurut Roy Suryo, ada perbedaan dalam perilisan buku mengenai Gibran tersebut.

Baca Juga: Cerita Warga Dusun Lelabu Aceh Tengah saat Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda, 4 Jam Mendayung Sampan ke Takengon Selamatkan Diri

“Dulu, Jokowi's White Paper atau JWP itu langsung kami tulis bertiga. Nah, sekarang, doktor Rismon sudah keluar duluan bagian dari dia. Jadi, dia nyetak duluan,” kata Roy Suryo dalam video podcast yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Jumat, (2/1/26).

Setelah buku edisi Rismon, menurut Roy Suryo akan dilanjut dengan bagian miliknya dan dokter Tifa.

“Rumus-rumusnya kita keluarkan di buku. Rismon sudah mengeluarkan buku bagiannya dan mulai beredar, namanya ‘Gibran End Game,’” tambahnya.

Roy Suryo Bakal Kulik soal Fufufafa dan Pendidikan

Mengenai bagiannya, Roy Suryo mengatakan akan menulis tentang isu akun Fufufafa dan pendidikannya di Sydney, Australia.

Baca Juga: Sejumlah Influencer Terima Intimidasi dan Teror, Safenet Voice: Wajah Totalitarianisme Rezim Prabowo dan Gibran

“Nanti saya bagian termasuk soal Fufufafa dan pendidikan yang di Sydney karena sayalah yang kemarin datang langsung ke tempat primary evidence-nya dan mendapatkan semua bukti dan banyak sekali yang belum saya tuliskan di luar wawancara-wawancara ini,” terangnya.

Saat hadir dalam pemeriksaan tersangka di Polda Metro Jaya pada (13/11/25) lalu, draft buku Gibran’s Black Paper sudah pernah ditunjukkan kepada publik oleh Rismon Sianipar. Dalam kesempatan itu, draft buku yang ditunjukkan oleh Rismon disebut akan dibagikan secara gratis bagi masyarakat.

“Penetapan tersangka ini bertepatan dengan gerilya kami dalam membongkar, kami berencana ada draft kasanya, ukunya nanti Gibran End Game atau Gibran Black Paper, terserah. Tapi yang pasti Wapres tak lulus SMA,” terang Rismon kala itu. ***

Tags

Terkini