nasional

Update Bencana Agam Sumatera Barat: 192 Tewas, 72 Hilang, BNPB Bangun Huntara dan Kerahkan Alat Berat

Minggu, 21 Desember 2025 | 21:07 WIB
Kabar terbaru dari Agam Sumatera Barat terkait kondisi usai bencana banjir dan tanah longsor, setidaknya 192 warga meninggal dunia. (Instagram.com/@kementerianpu)

SENAYANPOST - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Data ini diperbarui per 20 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.

Kronologi Bencana Agam

Bencana hidrometeorologi ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Agam sejak Rabu, 19 November 2025.

Kondisi tersebut memicu terjadinya banjir, banjir bandang, dan tanah longsor pada Rabu, 26 November 2025, yang berdampak luas terhadap permukiman warga dan infrastruktur daerah.

Baca Juga: Di Tengah Kondisi Pascabanjir, Warga Aceh Ini Mengaku Sedih dengan Genosida di Palestina

Wilayah Terdampak

Dari total 16 kecamatan di Kabupaten Agam, sebanyak 13 kecamatan terdampak, yakni:
Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Matur, Palupuh, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Biaso, Banuhampu, dan IV Koto.

Sementara itu, tiga kecamatan dilaporkan tidak terdampak signifikan, yaitu Sungai Pua, Candung, dan Ampek Angkek.

Data Korban Banjir dan Longsor Agam

BNPB mencatat dampak kemanusiaan yang cukup besar akibat bencana ini, dengan rincian:

Meninggal dunia: 192 orang

Hilang: 72 orang (berpotensi bertambah)

Mengungsi: 3.878 jiwa

Halaman:

Tags

Terkini