nasional

4 Rencana Presiden Prabowo soal Pendidikan: dari Alokasi Duit Koruptor untuk LPDP hingga Bagi-bagi Buku ke Sekolah

Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto ungkap rencana soal pendidikan mulai dari alokasi duit koruptor ke LPDP hingga bagi-bagi buku. (X.com/@prabowo)

SENAYANPOST - Presiden Prabowo membeberkan sejumlah rencana terkait pendidikan di Indonesia dalam rangka investasi sumber daya manusia (SDM).

Mulai dari tambahan suntikan dana untuk beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), pembagian buku, hingga membuat studio khusus untuk pembelajaran.

Hal tersebut diungkap oleh Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 20 Oktober 2025.

Prabowo menyebut permasalahan yang terjadi adalah ada anak dengan kecerdasan tinggi namun terhalang ekonomi.

Baca Juga: Nurut Arab Saudi, Presiden Prabowo Ungkap Alasan di Balik Pembentukan Kementerian Haji

"Kita harus menjaring mereka dan jangan anggap bahwa mereka itu anak-anak orang menengah ke atas, banyak anak orang bawah. Kita harus cari mereka," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya itu.

"Kita harus fokus pada investasi paling penting untuk rakyat kita, investasi pada anak-anak kita, pada sumber daya manusia (SDM) kita," lanjutnya.

Alokasi Uang Efisiensi dan Pengganti Korupsi Negara untuk LPDP

Presiden Prabowo menyebut uang pengganti kerugian negara karna korupsi sejumlah Rp13 triliun untuk sebagian dialokasikan kepada program beasiswa LPDP.

"LPDP akan saya tambahkan, uang-uang dari sisa efisiensi, uang-uang yang kita dapet dari koruptor itu sebagian besar kita investasi di LPDP," imbuhnya.

"Mungkin yang Rp13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung hari ini diserahkan ke Menteri Keuangan, mungkin sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan ya," sambungnya.

Baca Juga: Arahan Presiden Prabowo soal Alokasi Uang Sitaan Korupsi untuk Tambahan LPDP, Begini Jawaban Menkeu Purbaya

Pengadaan IFP di Sekolah untuk Pendidikan

Interactive flat panel (IFP) berukuran 75 inci akan dibagikan di sekolah-sekolah dari jenjang SD hingga SMA untuk mendukung proses belajar mengajar.

Halaman:

Tags

Terkini