SENAYANPOST – Berangkat dari penggunaan suatu aksara asing di salah satu kabupaten di Indonesia, Pendiri Kraton Majapahit Jakarta Prof Dr Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono mengingatkan generasi muda untuk kembali memperkuat jatidiri bangsa dengan kembali melestarikan dan mengembangkan Aksara Nusantara.
Sumpah Pemuda di tahun 1928 merupakan komitmen rasa persatuan sebagai satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Tetapi, hanya secara lisan tidak tulisan.
“Ini adalah tantangan yang harus kita jawab,” tegas Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dalam sambutannya di depan para peserta Penataran Pelatih Aksara Nusantara di Kraton Mapajahit Jakarta pada Jumat 4 Juli 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi para pegiat Aksara Nusantara dari berbagai daerah sebagai pondasi masa depan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar di dunia.
“Nanti anak-anak Indonesia akan menulis dengan Aksara Nusantara. Anak-anak Indonesia yang semakin tertarik akan budayanya, dan di masa depan akan menjadi bangsa besar,” harapnya.
Diketahui, Tim Aksara Nusantara Kraton Majapahit Jakarta telah bekerja keras selama 2 (dua) tahun untuk merumuskan kembali Aksara Hanacaraka baik dalam bentuk tulisan visual atau digital di computer.
“Mereka bekerja 2 (dua) tahun berturut-turut merumuskan Aksara Hanacaraka yang disimplifikasi dengan menarik. Sekarang kita perkuat pelatihan. Tim kita 17 orang bisa kita merubah Nusantara dengan semangat yang menggelora dengan ridha Allah Taala,” pungkasnya. (Muqoddas)