nasional

Istana Sebut Presiden Prabowo Detail soal Efisiensi Anggaran Kementerian dan Lembaga: Diperiksa sampai Satuan ke Sembilan

Jumat, 14 Februari 2025 | 16:07 WIB
Istana Kepresidenan ungkap terkait keputusan Prabowo Subianto tentang efisiensi anggara Kementerian dan Lembaga yang diperiksa detail. (Instagram.com/@pco.ri)

SENAYANPOST - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Hasbi memberikan penjelasan terkait efisiensi anggaran Kementerian dan Lembaga.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan efisiensi anggara Kementerian dan Lembaga lewat Instruksi Presiden (Inpres).

Meskipun sudah ditetapkan, Hasan Hasbi mengatakan bahwa beberapa institusi salah menafsirkan efisiensi anggaran tersebut.

Hasan Hasbi menyampaikan bahwa beberapa institusi dianggap mengorbankan layanan dasar yang akan berpengaruh kepada masyarakat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingin Perdagangan Indonesia dan Turki Makin Kuat

"Beberapa institusi ada yang salah menafsirkan Inpres. Mereka tidak mengorbankan belanja 'lemak', tetapi mengorbankan layanan dasar. Itu salah tafsir," kata Hasan Hasbi pada 13 Februari 2025, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Lebih lanjut, belanja 'lemak' yang dimaksud adalah pos-pos yang tidak substansial dan cenderung pemborosan.

Di antaranya pembelian alat tulis kantor (ATK), kegiatan seremonial, kajian dan analisis, dan perjalanan dinas.

"Jelas pesan Presiden bahwa yang diefisiensikan yang tidak punya dampak yang besar terhadap masyarakat," lanjutnya.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Kini Menjadi Stafsus Menteri Pertahanan Republik Indonesia

Hasan juga menyampaikan bahwa Prabowo sangat detail terkait efisiensi anggaran yang nantinya akan dialihkan ke Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Istilahnya itu 'God is in the details', dari memperhatikan hal-hal kecil dapat dihasilkan sesuatu yang besar," terangnya.

Hasan menerangkan bahwa Presiden Prabowo memeriksa sampai satuan ke sembilan.

"Presiden memeriksa secara detail satuan-satuan belanja dalam APBN bahkan sambil bercanda beliau memeriksanya sampai satuan ke sembilan," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini