Penggagas Ilmu Filsafat Intelijen ini kembali menegaskan bahwa kepala dinas intelijen harus orang yang sangat dekat dan sangat dipercaya oleh presiden. Seperti Jenderal Benny Moerdani sangat dekat dengak Presiden Suharto.
“Orang yang bisa masuk ke kamar Pak Harto atau menemui Pak Harto ketika memasak nasi goreng cuma Pak Benny,” pungkasnya. (Muqoddas)