Melalui Gerakan Minum Kopi Serentak dikolaborasi dengan program yang akan dilakukan Ayo, Fatoni berharap akan semakin mengenalkan Kopi Sumsel sampai ke Mancanegara.
"Kita berharap, melalui brand Kopi Sumsel, kedepan tidak ada lagi istilah telor mata sapi, ayam punya telor, yang dapat nama sapi," ulasnya.
Baca Juga: Pangeran MBS dan Prabowo Subianto Bahas Perkembangan Global
Selain menggelar gerakan minum kopi serentak, Pemprov Sumsel juga berencana akan memecahkan rekor textile terpanjang di dunia.
"Melalui museum textile kita mimiliki Sumsel, akan ada kegiatan rekor textile terpanjang, kita mau kain khas Sumsel dapat lebih dikenal, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Fatoni berharap, program Jelajah Wisata Sumsel, dapat segera dilaksanakan, agar wisata di provinsi ini dapat lebih dikenal melalui kekuatan jaringan Ayo Media Network dan Promedia Teknologi yang memiliki 1.200 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.***