nasional

Prabowo Subianto dan Kelanjutan Ketahanan Air Indonesia

Senin, 20 Mei 2024 | 21:45 WIB
Arca Dewi Laksmi di Candi Belahan, Kraton Majapahit Jakarta dan Candi Simbatan (Mushab Muqoddas)

 

Prabowo Subianto menyatakan tengah berusaha melakukan penelitian untuk merintis air bekas pakai atau yang disebut dengan grey water menjadi air bersih. Tujuannya tidak lain adalah mencapai ketahanan air khususnya di daerah yang sulit terjangkau infrastruktur.

 

Beberapa program kerja untuk mewujudkan swasembada air, Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka akan berusaha mengembangkan dam air, memperluas program pipanisasi, peningkatan kualitas air khususnya di PDAM, peningkatan ketersediaan air, perluasan akses air bersih bagi rakyat, dan merehabilitasi hutan sebagai sumber air.

 

Presiden Jokowi dalam pidatonya menceritakan bahwa sejumlah suku-bangsa di Indonesia menganggap air sebagai salah satu sarana pensucian diri.

 

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya petirtaan yang dibangun oleh para leluhur bahkan dari zaman Medang atau Mataram Timur, Kahurian, Singasari dan hingga Majapahit.

 

Raja Dharmawangsa, mertua Raja Airlangga membangun petirtaan yang terkenal dengan Candi Simbatan di daerah Wuwutan atau yang sekarang dikenal sebagai kabupaten Magetan di Jawa Timur.

 

Salah satu bangunan menarik di Candi Simbatan terdapat arca Dewi Laksmi yang juga dikenal di masyarakat Jawa sebagai Dewi Sri, lambang kesejahteraan dan kemakmuran.

 

Sepeninggal Raja Airlangga, rakyat kerajaan Kahuripan kemudian membangun arca Dewi Laksmi di bawah kaki Gunung Penanggunganan kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

 

Halaman:

Tags

Terkini