nasional

Kraton Majapahit Jakarta Buat Takjub Rombongan Tzu Chi Indonesia

Minggu, 5 Mei 2024 | 20:09 WIB

SENAYANPOST – Yayasan Buddha Tzu Chi pada Minggu 5 Mei 2024 berkunjung ke Kraton Majapahit Jakarta disambut langsung oleh Prof Dr AM Hendropriyono. Rombongan Yayasan Buddha Tzu Chi dipimpin oleh Sugianto Kusuma yang akrab disapa Aguan.

Yayasan Buddha Tzu Chi merupakan Non Governmental Organization (NGO) yang didirikan oleh Bhiksuni Master Cheng Yen di kota Hualien Taiwan pada tahun 1966 sebagai yayasan kemanusiaan yang berprinsip pada cinta kasih universal dengan relawan yang terdiri dari lintas suku, agama, ras dan negara. Saat ini, Yayasan Buddha Tzu Chi memiliki 372 kantor di 54 negara yang salah satunya adalah Indonesia.

Kraton Majapahit Jakarta merupakan replika istana Kerajaan Majapahit yang berada di Trowulan Mojokerto. Majapahit saat berkuasa mengayomi Umat Hindu dan Umat Buddha hidup berdampingan dengan penuh rasa toleransi.

Sebagai pendiri Kraton Majapahit Jakarta, AM Hendropriyono menjelaskan bahwa Kraton ini merupakan replika dari istana Majapahit yang luasnya lebih dari 6 (enam) hektar dan telah diakui pendiriannya memiliki landasan akademis dan filosofis oleh Guru Besar Sejarah dari Universitas Gajah Mada Prof Dr Djoko Suryo.

“Saya sangat ingin merombak image internasional yang menggambarkan Indonesia sebagai bangsa biadab yang menjadi justifikasi bangsa-bangsa luar menjajah Indonesia,” jelasnya.

Padahal, jauh sebelum Amerika ditemukan oleh Christopher Colombus, bangsa-bangsa di Nusantara telah memiliki peradaban yang luhur dan tinggi dalam kesatuan Imperium Majapahit yang pengaruhnya membentang dari Kamboja di utara, Srilanka di barat, Papua di timur dan pantai barat Australia di selatan.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini mengungkapkan bahwa pada zaman sekarang ini penjajahan tidak hanya lewat militer akan tetapi lewat budaya seperti penggunaan aksara asing di salah satu daerah di Pulau Sulawesi.

“Jika kita mengembangkan budaya, maka bangsa lain akan hormat kepada kita dan tidak akan mempecundangi kita,” imbuhnya.

Kraton Majapahit Jakarta akan menjadi salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah serta pendidikan yang akan dibuka bagi group-group wisatawan asing dan rombongan dari yayasan-yayasan sosial dan sekolah-sekolah.

Sementara itu, Wakil Ketua Tzu Chi Sugianto Kusuma menceritakan dirinya telah mengenal dan bersahabat dengan Prof Dr AM Hendropriyono sejak 50 tahun yang lalu.

“Tali kasih kami terus terjalin sebagai saudara,” ungkapnya.

Diketahui, pada 24 April 2002, Sugianto Kusuma mendapatkan nama baru dari Master Cheng Yen yaitu Chi Hong yang berarti menolong sesama. Sedangkan istrinya Rebecca Halim mendapatkan nama baru yaitu Tzu Yuan yang bermakna bertekad luhur.

Pendiri Hotel Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) ini menceritakan perjalannya ke China dan memperhatikan bahwa kota-kota di China yang terus mengangkat budaya dan sejarahnya atau yang dikenal culture tourism sehingga menarik minat banyak wisatawan asing untuk berkunjung.

“Sudah waktunya kita masuk ke sana,” ajaknya.

Halaman:

Tags

Terkini