nasional

Lewati Teluk Aden, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Mulai Masuki Perairan Laut Merah Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Senin, 5 Februari 2024 | 17:35 WIB
KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 yang bawa Bantuan Kemanusiaan ke Gaza saat ini akan memasuki perairan Laut Merah. (Instagram.com/@hamza_tamimy)

SENAYANPOST - Kapal rumah sakit KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 yang membawa Bantuan Kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina terpantau kini akan memasuki perairan Laut Merah.

Sementara itu, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat sudah melewati Teluk Aden selama beberapa hari terakhir ini.

Sebagaimana diketahui, saat ini Timur Tengah sedang memanas karena Yaman melakukan blokade di Laut Merah, melarang kapal-kapal yang akan menuju Israel.

"Pelayaran KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) Satgas Port Visit Mesir dalam rangka misi kemanusiaan pengiriman bantuan untuk korban konflik di Gaza kini sedang melintas di perairan Teluk Aden dan akan segera memasuki Perairan Laut Merah," bunyi pernyataan terkini dari TNI AL lewat Instagram @tni_angkatan_laut sebagaimana dikutip SenayanPost.com pada 5 Februari 2024.

Baca Juga: Jalankan Misi Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Kini Sandar di Dermaga Belawan

Rencananya, Satgas tersebut akan merapat di Dermaga Pelabuhan Al Arish Mesir pada 14 Februari 2024.

Pada awalnya, kapal rumah sakit yang membawa bantuan itu akan sandar pada 9 Februari di Mesir.

Namun, karena ada kegiatan pemilu di sana maka kegiatan sandar diperkirakan akan mundur selama kurang lebih lima hari.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, KRI dr Radjiman dikirim Indonesia untuk Palestina membantu warga Gaza yang saat ini menjadi korban genosida Israel.

Israel meskipun sudah diperintahkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan genosida tak bergeming dan terus melanjutkan kebrutalannya di Gaza, Palestina.

Baca Juga: KRI dr Radjiman Wedyodiningrat Belum Dapat Izin Mesir soal Operasi Kapal Rumah Sakit di Palestina, Menhan Prabowo Ungkap Alasannya

Kapal rumah sakit ini membawa sekitar 200 ton bantuan kemanusiaan yang terdiri dari popok sekali pakai, pakaian anak-anak, pakaian deawsa, susu, biskuit, air mineral galon, air mineral kardus, obat-obatan, selimut, jaket, dan mie instan.

Kapal ini juga mengangkut lebih dari 200 kru yang 40 di antaranya adalah pasukan khusus.

Lebih lanjut, kapal ini dilepas langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada 18 Januari 2024.

Halaman:

Tags

Terkini