Pada waktu itu toko roti tersebut sangat terkenal di Jakarta dan Bogor, sehingga selain rasanya yang enak juga memberikan gengsi bagi para pelanggannya.
Saat istrinya yang cantik jelita meninggal tahun 2009, saya yang sedang menempuh pendidikan untuk memenuhi promosi doktor di UGM langsung terbang ke Bogor untuk ikut mengantarkan jenazah Ny Ongke Hanna Elia ke tempat peristirahatan yang terakhir.
Saya lihat kesedihan yang amat sangat dari Pak Mantiri tidak terlihat pada wajahnya secara fisik, namun terbukti kesetiaan sejati dari kata-katanya bahwa dia tidak menikah lagi untuk selamanya.
*Panglima Kodam Jaya 1993-1994