Bukankah manakalah terjadi perkawinan antara nalar kaum tua dengan segudang pengalaman dan nalar kaum muda dengan penguasaannya tentang masa kini, maka terjadi tambal sulam antar generasi sehingga terjadi saling melengkapi? Karena itu, boleh dibilang bahwa Prabowo-Gibrani (PAGI) sebentuk bertemunya kedua lautan kaum tua dan kaum muda sebagai modal untuk masa depan Indonesia.