Ratusan truk pembawa bantuan kemanusiaan di Rafah masih tertahan dan diawasi ketat oleh tentara Israel.
Baca Juga: Jadwal Tayang Anime One Piece Episode 1088, Lengkap dengan Spoiler!
Sebelumnya, PBB telah menyerukan gencatan senjata antara Israel dan kelompok pejuang Hamas setelah sebelumnya sering diveto Amerika Serikat (AS) di sidang Dewan Keamanan.
Namun, tidak ada tanda-tanda agresi Israel ini akan berakhir.
Belum lama ini, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menyambangi PM Benjamin Netanyahu.
Tamer Qarmout, asisten profesor kebijakan publik di Institut Studi Pascasarjana Doha, mengatakan bahwa Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan harus memperluas cakupan kunjungannya ke Israel dengan mencakup diskusi mengenai pemukiman ilegal.
"Berada di Israel untuk membahas masa depan Gaza, tapi bagaimana dengan perluasan pemukiman (di Tepi Barat yang diduduki)?" tanya Tamer Qarmout.
Ia bertanya-tanya sejauh mana AS akan menekan Israel atas agresinya.
Baca Juga: Viral Tentara Israel Nyanyikan Hanukkah di Masjid Lewat Pengeras Suara, Begini Komentar IDF
Joe Biden pun belum lama ini mengatakan bahwa Israel harus meminimalisir korban sipil yang berjatuhan.
"Dapatkah Amerika menekan Israel untuk membekukan dan menghentikan perluasan pemukiman sampai mereka menyelesaikan seluruh kekacauan di wilayah pendudukan Palestina?" lanjutnya.***