Menteri Kebudayaan Apresiasi Lahirnya Aksara Nusantara Sebagai Pemersatu Kekayaan Bahasa di Indonesia

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. di Kraton Majapahit Jakarta pada Rabu (12/8/26). (Ragil Firdaus/Senayan Post)
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. di Kraton Majapahit Jakarta pada Rabu (12/8/26). (Ragil Firdaus/Senayan Post)

Menurut Fadli, langkah pembaruan ini sangat esensial dan sejalan dengan perkembangan zaman. Sebuah bahasa dan ejaan harus terus berinovasi.

Baca Juga: Polisi Periksa Teman Siswi SMA yang Kena Temper KRL di Stasiun Jurangmangu

Ia mencontohkan kosakata bahasa Indonesia yang saat ini baru mencapai kisaran 200.000 kata, sehingga masih perlu diperkaya melalui serapan bahasa lokal dan asing.

"Negara harus memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Ini merupakan bentuk pemajuan objek kebudayaan menurut UU Nomor 5 Tahun 2017," tegas Fadli.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X