Baca Juga: Prabowo Minta Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Hilirisasi Industri
Enam belas jam setelah meninggalkan titik keberangkatan, kabar yang ditunggu akhirnya tiba. Pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB, Gamsunoro berhasil melewati titik kritis Selat Hormuz dan mencapai wilayah yang dinyatakan aman.
Momen itu sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak kapal tertahan akibat memanasnya situasi geopolitik di kawasan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi lintas lembaga, perencanaan yang matang, dan disiplin dalam penerapan standar keselamatan mampu menjaga kelancaran operasional bahkan di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
Sementara itu, armada PIS lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride, masih berada di kawasan Teluk Arab dan tengah menjalani tahap persiapan untuk melakukan pelayaran.
Baca Juga: Viral Emak-emak Gerebek Dugaan Lapak Sabu di Labura Sumut, Sukses Bikin Polisi Turun ke Lokasi
Perusahaan terus mengevaluasi perkembangan situasi keamanan, lalu lintas pelayaran, serta berbagai risiko lainnya sebelum menentukan waktu keberangkatan.
“Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman,” pungkas Vega. *
Artikel Terkait
Jadi Saksi di Sidang Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak, Ahok Beberkan Alasan Sebenarnya Mundur dari Pertamina
Pertamina Berhasil Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair untuk Ketahanan Energi
Di Tengah Ketegangan AS dan Iran, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Pertamina Kembali Naikkan Harga BBM, 3 Jenis BBM Ini Harganya Naik Mulai 4 Mei 2026
Pertamina Ungkap Alasan Naikkan Harga Pertamax, Fokus Jaga Pasokan BBM Tetap Aman