SENAYANPOST - Pada Selasa 31 Maret 2026 Angkata 1973 Akademi Militer (Akmil) yang bernama Cadaka Dharma Puncak Tidar mengadakan Halal bi Halal di Kraton Majapahit Jakarta.
Turut hadir Ki Lurah Cadaka Dharma Puncak Tidar yaitu Presiden Indonesia Keenam Jenderal TNI (Purn) Dr Susilo Bambang Yudhoyono, yang kedatangannya disambut langsung oleh Pendiri Kraton Majapahit Jakarta Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Abdullah Makhmud Hendropriyono.
Sebelum memasuki Balairung Mahapatih Gajah Mada, Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono diajak berkeliling di Tamansari Maharatu Tribhuwana Tunggadewi dan memasuki replika Gua Suci yang aslinya berada di Desa Suci Kecamatan Palang Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya, SBY diajak melihat Pendopo Agung Maharaja Hayam Wuruk kemudian memasuki Balairung Mahapatih Gajah Mada melalui Alun Alun Raden Wijaya.
"Karya seni yang luar biasa, world class," ujar pria yang disapa SBY ini.
AM Hendropriyono dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pembangunan area Kraton Majapahit Jakarta ini menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang telah dikoreksi oleh Guru Besar Filsafat Sejarah Universitas Gajah Mada Yogyakarta Prof Dr Djoko Suryo.
"Ini masih 10 persen dari total kemegahan Istana Kerajaan Majapahit," jelasnya.
Dalam sambutannya, SBY menyampaikan kekagumannya dan mengapresiasi peran AM Hendropriyono mendirikan Kraton Majapahit Jakarta.
"Terima kasih atas tempat yang indah dan megah ini, juga hospitality, mari kita berikan apresiasi yg tinggi kepasa senior kita," ajaknya diikuti gemuruh tepuk tangan para hadirin.
Tokoh Bangsa kelahiran Pacitan Jawa Timur ini mengungkapkan bahwa dirinya memiliki darah keturunan dari Kerajaan Majapahit melalui jalur Ki Buwono Keling.
"Ini luar biasa. Saya kebetulan punya darah Majapahit. Saya tambah bersyukur. Eyang Buwono Keling adalah keturunan Raden Brawijaya V, saya keturunannya ketiga belas," ungkapnya.
Keterikatannya dengan Kerajaan Majapahit juga diabadikan dengan nama cucu pertamanya yaitu Amira Tunggadewi anak Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan Anissa Pohan.
"Saya abadikan Maharatu Tribhuwana Tunggadewi di cucu saya pertama, Amira Tunggadewi," tambahnya.