internasional

Kutuk Penghinaan Nabi Muhammad SAW di Jaramana, Perlawanan Rakyat Suriah Tuding Ahmad Al Sharaa Antek Zionis dan Amerika

Rabu, 30 April 2025 | 16:47 WIB
Kelompok Perlawanan Rakyat Suriah mengecam insiden penghinaan Nabi Muhammad SAW sekaligus kritik tajam Ahmad Al Sharaa. (Telegram Perlawanan Rakyat Suriah)

Kronologi Kejadian

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Enab Baladi, insiden ini dimulai ketika di asrama universitas di Homs pada Minggu malam, 27 April, ketika beberapa mahasiswa menyerang mahasiswa lain dari komunitas Druze setelah rekaman audio tersebar.
Namun, pihak berwenang menyatakan bahwa mereka telah mengendalikan situasi dan menangkap mereka yang terlibat dalam serangan tersebut.

Setelah beberapa jam, masalah meluas ke pinggiran ibu kota Damaskus, ketika kelompok bersenjata menyerang kota Jaramana dan Sahnaya sebagai tanggapan atas penyebaran rekaman audio tersebut.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Suriah menyatakan pada Selasa, 29 April, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan intensif terkait rekaman audio yang beredar, dan penyelidikan awal membuktikan bahwa orang yang dikaitkan dengan rekaman tersebut bukanlah suara sebenarnya dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Ahmad Al Sharaa Masih Bungkam soal Ancaman Netanyahu Terkait Demiliterisasi Suriah Selatan

Kementerian tersebut menyerukan agar ketertiban umum dipatuhi dan menahan diri dari tindakan individu atau kolektif apa pun yang akan mengganggu keamanan publik atau melanggar hak asasi manusia dan harta benda, serta menekankan komitmennya untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.

Halaman berita al-Raased melaporkan melalui Facebook bahwa kota Jaramana diserang oleh kelompok bersenjata, yang mengakibatkan kematian enam orang dan cedera pada 15 orang lainnya.

Ditambahkannya, dalam posting terpisah pagi ini, bahwa Pasukan Keamanan Umum Kementerian Dalam Negeri bekerja untuk membubarkan dan menahan bentrokan, sementara beberapa tembakan terus terdengar dari arah poros al-Malihah.

Baca Juga: Warga Druze Suriah Turun ke Jalan Suwayda, Protes Pendudukan Israel dan Turki

Enab Baladi memantau penutupan terus-menerus pintu masuk utama ke kota Jaramana, sementara tembakan sesekali masih dapat terdengar dari poros al-Malihah di sebelah timur kota.

Dua warga sipil dari Jaramana, yang saat ini tinggal di sana, melaporkan bahwa dua peluru jatuh di kota itu sekitar satu jam yang lalu, tetapi masih belum jelas di mana mereka mendarat atau kerusakan apa yang ditimbulkannya.***

Halaman:

Tags

Terkini