"Nggak apa-apa kita dialog, kita bicarain, dari pemerintah ke pemerintah, jangan bawa-bawa simbol," ujarnya.
Jika ada yang suka nonton konser band asal Inggris tersebut dipersilakan dan jika ada yang tidak suka maka tidak usah menonton.
"Menurut aku yang suka nonton, yang nggak suka jangan nonton," katanya.
Ustaz Derry sempat memberikan jalan tengah terkait konser Coldplay yang ditentang PA 212 tersebut.
Baca Juga: MEWASPADAI TAFSIR YANG DISUSUPI PEMIKIRAN RADIKAL IKHWANUL MUSLIMIN DAN SALAFISME - BAGIAN II
Kabarnya, konser Coldplay tersebut membawa kampanye LGBT.
"Bahkan aku beri solusi waktu itu, mending kita bikin acara maulidan atau tabligh akbar di hari yang sama," ungkapnya.
Tentunya Ustaz Derry akan menentang konser tersebut terselenggara di Jakarta jika Coldplay secara terang-terangan mengkampanyekan LGBT.
Baca Juga: The Good Bad Mother Episode 10 Sub Indo Kapan Tayang? Simak Link Nonton dan Spoiler-nya di Sini
"Kecuali kalau mereka rusak anak-anak kita dengan dakwah mereka (LGBT), kampanyekan itu salah," jelasnya.
Namun, jika mereka datang hanya untuk menghibur penggemarnya di Indonesia menurutnya sah-sah saja.
"Tapi kalau mereka sekedar nyanyi, itu urusan pribadi mereka," jelasnya.
Baca Juga: Gelapkan Dana Study Tour SMAN 21 Bandung Hampir Rp400 Juta, Tersangka ICL Berhasil Diringkus Polisi
Ustaz Derry juga mengaku mengapa berpikiran demikian karena dirinya tinggal di Bali yang dihuni dengan warga yang beragam, mulai dari penduduk lokal hingga turis asing.