ekonomi

Teten Masduki Dorong Pembiayaan UMKM Melalui Pasar Modal

Jumat, 3 Mei 2024 | 23:58 WIB
Menteri KUKM Teten Masduki menyampaikan tiga hal penting terkait pemisahan e-commerce dan social media seperti TikTok Shop. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Kabinet RI)

SENAYANPOST - Pada Jumat 3 Mei 2024, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa kementeriannya bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) terus proaktif mendorong UMKM agar bisa melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham.

Kementerian Koperasi dan UKM sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan BEI untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM melalui pasar modal. Teten menjelaskan bahwa 800-an perusahaan yang IPO, diantaranya sekitar 33 perusahaan yang berasal dari UMKM.

“Kemenkop UKM dan BEI proaktif mencari UMKM yang memiliki aset modal senilai Rp50 miliar untuk didorong melantai di papan akselerasi BEI yang dapat mempercepat UMKM ekspansi bisnis mereka,” jelas mantan kepala staf kepresidenan ini

Sementara itu, UMKM yang asetnya belum mencapai angka tersebut, Teten menawarkan solusi melalui kerja sama dengan securities crowdfunding (SCF) untuk membantu UMKM berskala kecil mempercepat eskalasi usahanya. SCF merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya.

Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama.

Dengan SCF, investor dan pihak yang membutuhkan dana dapat dengan mudah dipertemukan melalui suatu platform online. Investor akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen atau bagi hasil dari keuntungan usaha tersebut yang dibagikan secara periodik.

Teten menargetkan 10 UMKM bisa melakukan initial public offering (IPO) hingga akhir 2024. Salah satu perusahaan yang sudah melantai, yaitu PT Platinum Wahab Nusantara Tbk. (Muqoddas)

Tags

Terkini