teknologi

Teknologi Iran Dapat Dukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Presiden Prabowo Subianto

Kamis, 27 Februari 2025 | 10:31 WIB

 

 

SENAYANPOST – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Januari 2025 meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar di berbagai daerah secara serentak. Tujuan ini untuk memetakan permasalahan dan kebutuhan kesehatan masyarakat yang sebenarnya.

Sejak diluncurkan hingga beberapa hari ini, program PKG mengalami berbagai kendala terutama di beberapa daerah seperti di kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, pelaksanaan program PKG masih terkendala keterbatasan tenaga kesehatan dan bahan medis habis pakai.

Sementara di kabupaten Banyumas Jawa Tengah pelaksanaan PKG masih terdapat kendala pada aplikasi "Satu Sehat" yang kerap terjadi gangguan.

Adapun di Sumatra Barat di kabupaten Dharmasraya, kendala yang dihadapi pada program PKG, antara lain keterbatasan tenaga kesehatan, keterbatasan bahan medis habis pakai, dan ketidakpahaman penggunaan aplikasi "Satu Sehat" oleh sejumlah perawat. Selain itu, di kabupaten Pasaman, partisipasi masyarakat pada program PKG masih minim karena keterbatasan akses pada aplikasi "Satu Sehat" maupun masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui program tersebut.

Kendala-kendala ini merupakan permasalahan yang diakibatkan oleh lemahnya pengetahuan dan infrastuktur kesehatan di sejumlah pusat Kesehatan masyarakat (puskesmas) di berbagai daerah, bahkan di kawasan perkotaan.

Iran yang telah lama mengembangkan nano-teknologi telah memproduksi alat yang dinamakan Patient Monitor Telemedicine yaitu mesin fasilitas layanan Kesehatan yang didukung oleh teknologi pengiriman data vital real-time, memungkinkan penanganan pasien yang lebih cepat dan akurat melalui penggunaan sensor dan perangkat lunak untuk memantau kondisi pasien secara jarak jauh di ruang perawatan.

Pada resepsi diplomatik Hari Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-46 dan hubungan Iran-Indonesia ke-75 yang digelar pada 4 Februari 2025 di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta Pusat, alat Patient Monitor Telemedicine ini dipamerkan di stand PT Medika Integrasi Teknologi yang berkantor di Sedayu Square Jalan Outer Ringroad Luar No 26 Blok M Cengkareng Jakarta Barat.

Melalui alat Patient Monitor Telemedicine, pasien yang berada di daerah terpencil sekalipun dapat dipantau kesehatannya oleh dokter yang berada di pusat kota. Cara pemakaian Patient Monitor Telemedicine seperti pemeriksaan tekanan darah, akan tetapi juga dapat memeriksa kondisi jantung, temperatur tubuh dan menggambarkan kondisi kesehatan sehingga terdeteksi penyakit apa yang diderita oleh pasien.

Melalui alat ini, dokter juga dapat berkomunikasi dengan pasien sehingga dapat lebih memahami kondisi kesehatan pasien serta memberikan resep obat.

Kontur geografi Iran yang penuh dengan pegunungan mengharuskan Bangsa Iran memproduksi Patient Monitor Telemedicine untuk mempermudah Pemerintah Iran memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pelosok terpencil.

Patient Monitor Telemedicine sangat tepat digunakan di Indonesia yang memiliki kontur geografi berupa kepulauan untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal untuk masyarakat di daerah terpencil dan terluar, sehingga program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan lebih maksimal. (Muqoddas)

 

 

Tags

Terkini

Iranian Technology Can Support Free Health Program

Kamis, 27 Februari 2025 | 18:53 WIB

Cara Bersihkan Layar HP, Ada 8 Langkah

Sabtu, 4 Januari 2025 | 13:04 WIB

8 Langkah Mitigasi Serangan Ransomware

Sabtu, 29 Juni 2024 | 18:11 WIB

Arab Saudi Gandeng Hitachi Pasok Listrik ke Neom

Senin, 29 April 2024 | 15:09 WIB