Baca Juga: Beli Motor Listrik Honda EM1 e, Ini Skema Cicilannya
Pembuatan rangka ini bukan lagi menggunakan pipa tetapi pelat baja yang ditekuk dan dipres, kemudian di las laser sehingga ada lipatan atau tulang di sisi-sisinya.
Sebanyak 34 komponen dihilangkan dalam penggabungan ini, sehingga rangka tampak lebih simpel.
Secara bentuk, rangka hanya terdiri dari rangka utama (underbone) dan tambahan dua tulang bagian belakang (sub frame).
Karenanya, bobot rangka jadi lebih ringan 8 persen dibanding rangka skutik Honda sebelumnya.
Baca Juga: Akhirnya AHM Meluncurkan Motor Listrik Bernama Honda EM1 e, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya
3. Efisiensi Bahan Bakar
Bobot kendaraan berbanding lurus dengan konsumsi bahan bakar. Oleh sebab itu, penggunaan rangka eSAF mampu membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien.
Pihak AHM memang tidak bisa menyatakan secara pasti perbedaan konsumsi bahan bakar Genio, yang sudah pakai teknologi eSAF dibandingkan BeAT atau Scoopy.
Namun berdasarkan internal Honda dengan metode ECE R40, Genio mengonsumsi bahan bakar 59,1 km/liter, yang artinya bahwa dengan tangki terisi penuh, motor mampu menjangkau perjalanan hingga sejauh 248 km.
Baca Juga: PT Astra Honda Motor Luncurkan Honda Genio dengan Tampilan Baru
4. Meningkatkan Kapasitas Tangki dan Bagasi
Rangka eSAF mampu memberikan pemanfaatan ruang yang semakin efisien, dalam hal ini adalah luas bagasi dan tangki bahan bakar.
Penggunaan rangka ini juga memungkinkan Genio dimasukkan mesin eSP generasi terbaru.***