Jika menghadapi jalanan licin seperti saat hujan atau jalan penuh dengan kerikil, jika ban dengan tekanan berlebih menyebabkan motor sering tergelincir dan kurang stabil, karena permukaan ban yang menempel pada permukaan jalan lebih sedikit sehingga kurang traksi.
Jika Tekanan Angin Kurang
Biasanya terjadi karena beberapa masalah seperti bocor halus akibat usia pakai, atau ban tipe tubeless yang terkena paku. Maka walaupun masih biasa dipakai berkendara tapi secara otomatis seiring waktu berjalan, tekanan angin didalam ban berkurang. Dan jika dibiarkan akan menyebabkan beberapa efek seperti berikut.
Ban Retak
Baca Juga: Jangan Kaget Lihat Harga Performance Damper untuk Yamaha XMAX
Kondisi ban yang retak di bagian samping menjadi indikasi jika ban yang digunakan kurang tekanan angin. Lama kelamaan retakan tersebut menyebabkan robek dan ban tidak bisa digunakan lagi.
Ban Aus/ Gundul Di Bagian Samping
Indikasi jika ban sepeda motor kurang tekanan angin adalah menyebabkan ban gundul di bagian samping saja karena tekanan tidak merata.
Susah Belok
Baca Juga: Begini Cara Merawat Dek Motor Matik
Efek yang sering terjadi ketika tekanan angin pada ban kurang adalah setir kemudi terasa berat saat berbelok atau bermanuver akibat permukaan ban yang menempel pada permukaan jalan lebih banyak ditambah beban sepeda motor berlebih saat dikendarai sehingga sepeda motor sulit dikendalikan.
Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros
Kurang tekanan angin pada ban juga bisa menjadi penyebab konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, itu karena kinerja mesin yang menerima beban berlebih. Kerusakan yang terjadi akibat kurang tekanan bukan cuma pada ban saja, tapi bisa berpotensi kerusakan pada komponen lainnya seperti velg dan juga suspensi baik depan dan belakang.***