SENAYANPOST - Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna beberapa hari lalu menyebutkan bahwa, Indonesia dalam tiga tahun ke depan akan memproduksi mobil nasional.
“Belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ungkap Presiden Prabowo.
Selain itu Presiden Prabowo menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan dana dan menyiapkan lahan untuk pabrik yang akan menjadi basis produksi mobil nasional tersebut.
“Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sekarang tim sedang bekerja,” kata Presiden Prabowo.
Hanya saja, Presiden Prabowo tidak menjelaskan secara gamblang soal mobil nasional tersebut.
Hal tersebut membuat munculnya spekulasi terkait mobil nasional tersebut, termasuk mobil garapan Indigenous Indonesia Car atau I2C, yang merupakan projeck dari PT Teknologi Militer Indonesia.
Digadang-gadang proyek tersebut adalah mobil SUV bertenaga listrik, untuk mewujudkan mimpi dari Presiden Prabowo.
Setiap unsur Indonesia dituangkan dalam desain SUV listrik tersebut, seperti momen kemerdekaan 1945, hingga burung garuda.
Baca Juga: Nurut Arab Saudi, Presiden Prabowo Ungkap Alasan di Balik Pembentukan Kementerian Haji
Walau diklaim 100 persen buatan anak bangsa, namun untuk pengembagan bentuknya menggandeng rumah desain Italdesign, Italia.
Mobil SUV I2C tersebut, sempat muncul di ajang Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2025 kemarin.
“Targetnya kami akan produksi akhir 2027 pakai baterai NMC,” ungkap Adi Cahya, Chief Engineering i2C Project, dikutip Kilat, Selasa 21 Oktober 2025.
Jika dilihat dari spesifikasinya, mobil SUV listrik dalam bentuk konsep tersebut memiliki dimensi panjang 4.910 mili meter, lebar 1.848 mm, tinggi 1.690 mm, dan jarak poros roda depan ke belakang 2.965 mm.