SENAYANPOST - Pembalap Indonesia, Aldi Satya Mahendra melakoni debut di World Supersport, seri peetama di Sirkuit Philip Island, Australia, 21-22 Februari 2025 kemarin.
Dalam debutnya Pembalap Indonesia yang punya julukan El Dablek ini, berhasil meraih poin pertama pada race kedua dengan finis diurutan 13 dan meraih 3 poin.
Dengan menggeber Yamaha R9, Aldi Satya Mahendra tak gentar menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman. juara dunia World Supersport 300 tahun 2024 itu tak gentar. Dia mampu finish di posisi ke-13 yang memberikannya 3 poin.
Poin yang diraih pemilik gelar Juara Dunia World Supersport 300 ini, setelah dilakukan evaluasi dari hasil race pertama.
Baca Juga: Siap-Siap Jadi Miliarder Bersama Yamaha
Pada race pertama, Aldi Satya Mahendra gagal finis lantaran mengalami kecelakaan dengan pembalap Italia Leonardo Taccini pada lap awal di tikungan 10.
Aldi Satya Mahendra yang merupakan pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, sudah membuktikan kualitasnya dengan progress positif mulai dari free practice, juga kualifikasi penentuan starting grid.
Dalam latihan bebas Jumat, dia membukukan catatan waktu 1 menit 33,168 detik. Mempertajam best time berbeda 0,526 detik dibandingkan saat test resmi 17-18 Februari lalu di sirkuit yang sama.
Pembalap Indonesia yang bergabung dengan Yamaha BLU CRU Evan Bros Team itu akhirnya start dari urutan ke-14, setelah mencatat waktu 1 menit 33,224 detik saat sesi superpole.
Baca Juga: Aldi Satya Mahendra Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Gelar Juara Dunia
Dia pun makin terpacu hingga mampu meraih poin ketika race. ”Saya sangat senang bisa mendapatkan poin pada seri pertama World Supersport di sirkuit Phillip Island, yang baru bagi saya buat balapan. Hasil ini memberikan kepercayaan diri tambahan untuk melaju lebih baik lagi pada putaran-putaran berikutnya," ungkap Aldi Satya Mahendra.
Awal perjalanan di World Supersport memperlihatkan kemajuan yang menjadi bekal penting di musim 2025 yang masih panjang. Evaluasi akan terus dilakukan Yamaha Indonesia dan tim BLU CRU Evan Bros agar Aldi Satya Mahendra konsisten mendapatkan poin.
"Fisik dan mental Aldi Satya Mahendra teruji di seri pertama ajang kelas dunia World Supersport. Ini adalah hasil dari test dan penempaan mental yang diikutinya, juga kemampuan beradaptasi yang cepat. Kami harapkan dapat terus menabung poin dan merangsek ke peringkat 10 besar balapan pada seri-seri berikutnya, termasuk terdekat adalah di Portimao Portugal," ujar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Setelah balapan di Australia, pembalap asal Yogyakarta itu kembali ke Tanah Air lalu di bulan Maret bersiap lagi untuk menjalani seri kedua yang akan berlangsung di sirkuit Portimao Portugal.***