Baca Juga: Mantap, Seluruh Sepeda Motor Honda Garansi Rangka 5 Tahun Tanpa Batas Kilometer
Persaingan balap di benua Asia juga akan diramaikan performa pebalap muda bertalenta binaan AHM lainnya, yakni Nelson Cairoli Ardheniansyah dan Muh. Badly Ayatullah M, yang siap tampil pada ajang Thailand Talent Cup (TTC) menggunakan motor Honda NSF250R.
TTC merupakan langkah dasar pembinaan balap berjenjang AHM saat mulai menapaki persaingan di level Asia, sebelum beranjak kepada tahap selanjutnya yaitu ATC.
Beralih ke persaingan arena balap tanah, AHM juga melanjutkan pembinaan balap di segmen motocross bersama M. Delvintor Alfarizi dan M. Arsenio Algifari.
Adel sapaan akrab Delvintor, di musim ini kembali bersaing di gelaran balap dunia motocross, FIM Motocross World Championship kelas MX2.
Baca Juga: Akhirnya PT Astra Honda Motor Buka Suara tentang Fenomena Rangka eSAF
Adel akan bersaing dalam 11 putaran yang dilaksanakan. Di benua Eropa Adel akan bersaing sebanyak 9 putaran yang terselenggara di Italia (3 putaran), Portugal, Spanyol, Perancis, Jerman, Latvia, Republik Ceko, Belgia serta dua putaran di Indonesia.
Sementara crosser muda, M. Arsenio Algifari yang merupakan juara National Motocross Championship 2023 kelas MX 125cc, di musim ini akan bersaing di kelas MX2 pada kejuaraan yang sama.
Adik dari Delvintor ini akan bersaing menggunakan CRF250R di lintasan balap motorcross nasional.
Menurut Octavianus Dwi, Marketing Director AHM, mengatakan pembinaan balap secara berjenjang ini merupakan wujud komitmen kuat AHM di dunia balap.
Baca Juga: Ini Kelebihan Sasis eSAF pada Motor Matik Honda yang Lagi Ramai di Media Sosial
Strategi pembinaan yang tepat dan konsisten yang dilakukan perusahaan, memberikan optimisme tersendiri untuk mengantarkan pembalap-pembalap muda Tanah Air menjadi kebanggaan bangsa.
“Pendampingan akan terus kami lakukan terhadap talenta-talenta balap Tanah Air agar dapat mewujudkan mimpi mereka dalam mencetak prestasi dan mengharumkan nama bangsa di pentas balap dunia. Kami pun berharap hal ini dapat menginspirasi generasi muda lain yang saat ini sedang berjuang meraih mimpi,” ujar Octa.
Pembinaan Balap Usia Dini
Dalam hal pembinaan balap usia belia, AHM telah melakukannya sejak tahun 2010 melalui Astra Honda Racing School (AHRS).
Baca Juga: Strategi Pembalap Indonesia yang Bela AHRT Meraih Poin di JuniorGP
Tahapan pembinaan dimulai sejak usia dini di bawah 14 tahun, dengan melatih pembalap muda bertalenta melalui pembinaan berjenjang dan terstruktur.
Para pembalap belia berlatih menggunakan motor balap Honda NSF100, sesuai untuk berlatih bagi pemula.
Selain praktik, mereka juga dibekali pembelajaran materi baik teknis maupun non teknis terkait balap.
Konsistensi pembinaan balap berjenjang AHM melalui AHRS terbukti menciptakan pebalap muda bertalenta, yakni Mario Suryo Aji.
Baca Juga: Segini Harga dan Syarat untuk Membeli Sasis eSAF pada Motor Matik Honda yang Patah
Pemuda 19 tahun asal Magetan, Jawa Timur yang merupakan lulusan AHRS 2016, saat ini menggapai mimpinya tampil di ajang balap dunia, GP Moto2 bersama Honda Team Asia.
AHM juga melanjutkan konsistensinya, dalam mendukung aktivitas balap nasional.