Profil Simon Tahamata, Keturunan Maluku yang Jadi Legenda Ajax Kini Jadi Kepala Pemandu Bakat PSSI

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 12:16 WIB
Sebagai mantan pemain Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda, Simon Tahamata memiliki pengalaman internasional yang berharga. (Foto: AdaTah/Intagram @ajaxamsterdam)
Sebagai mantan pemain Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda, Simon Tahamata memiliki pengalaman internasional yang berharga. (Foto: AdaTah/Intagram @ajaxamsterdam)

SENAYANPOST - Simon Tahamata, resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai Kepala Pemandu Bakat sepak bola nasional.

Penunjukan ini menjadi bagian dari strategi PSSI untuk mengincar talenta diaspora guna memperkuat Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Simon Tahamata bukan sosok asing di dunia sepak bola Eropa. Pemain kelahiran Vught, Belanda, 26 Mei 1956 ini dikenal sebagai mantan bintang Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda yang punya darah Maluku.

Kepiawaiannya sebagai winger lincah dan kreatif menjadikannya salah satu pemain paling ikonik pada eranya.

Baca Juga: Indonesia Menang 1-0 dari Bahrain, Prabowo: Timnas Berhasil, Maju Terus!

Karier profesional Tahamata dimulai bersama Ajax Amsterdam pada 1976. Ia memainkan 149 pertandingan dan mencetak 17 gol serta 33 assist untuk klub asal ibu kota Belanda tersebut.

Bersama Ajax, ia sukses meraih tiga gelar Liga Belanda (1976/1977, 1978/1979, 1979/1980), satu Piala KNVB (1978/1979), dan membawa tim ke semifinal Piala Eropa I (sekarang Liga Champions) musim 1979/1980.

Tahun 1980, ia pindah ke klub raksasa Belgia, Standard Liege. Di sana, ia menorehkan 40 gol dari 129 pertandingan, mempersembahkan dua gelar Liga Belgia (1981/1982, 1982/1983), satu Piala Belgia, dan menjadi finalis Piala Winners 1982.

Ia bahkan dianugerahi penghargaan Man of the Season dan Belgian Fair Play Award.

Baca Juga: Pemain Timnas Myanmar yang Tendang Bola ke Kepala Marselino Dirujak Netizen Indonesia

Kariernya berlanjut di Feyenoord dan beberapa klub Belgia lainnya sebelum pensiun pada tahun 1996.

Selepas gantung sepatu, Simon Tahamata tak meninggalkan dunia sepak bola.

Ia melanjutkan karier sebagai pelatih di tim akademi Ajax Amsterdam, Standard Liege, Germinal Beerschot, hingga Al Ahli Arab Saudi.

Sejak 2015, ia juga mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy, akademi yang berfokus pada pembinaan talenta muda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Lagu H.E.R, Taeyong NCT

Rabu, 24 Desember 2025 | 06:10 WIB
X