Sang penjual tidak sanggup lagi membendung kekecewaannya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Pimpin Rombongan Duta Besar Asing Naik MRT Jakarta Menuju Sekretariat ASEAN
"Udah enak dikasih barang sampe free berkali-kali checkout, tfb (transfer back, red) langsung, biaya admin ditanggung. Eh pas klik pesanan diterimanya sampe batas maksimal," cuitnya.
Ia melanjutkan bahwa dia tidak akan menggunakan fitur tersebut di kemudian hari.
"Udah deh nanti mah ogah. Rejeki gak akan ke mana kalo gitu mah," tutupnya.
Baca Juga: Curahan Hati Penjual Kecil: Saat Shopee Live Berakhir dengan Kekecewaan
Keluhan yang mirip juga terdengar dari penjual lain melalui kolom komentar. Salah satunya adalah akun @notyoursidee.
Ia berbagi pengalaman mengemis kepada pelanggan Shopee Live untuk mengklik 'pesanan diterima' sebelum sang penjual dapat mengembalikan dana.
Pengalaman pahit ini tercermin dari pernyataan akun tersebut.
Baca Juga: DKI Jakarta Juara Pra PON Baseball 2023, PB Perbasasi Siapkan Tim untuk SEA Games 2025
"Asliiii gue sampe ngemis-ngemis cuma minta klik pesanan diterima, untungnya gak seberapa tapi emosinya kerasa banget," terangnya.
Di balik kisah ini, muncul sistem 'transfer back' yang kerap dimanfaatkan penjual untuk memanipulasi voucher dari Shopee Live.
Namun, harga barang sering kali lebih rendah dari nominal voucher. Untuk mengakalinya, penjual menaikkan harga barang terlebih dahulu sebelum mengembalikan selisihnya setelah dikurangi biaya admin.
Baca Juga: Billie Eilish Ungkap Dampak Buruk Kecanduan Pornografi Sejak Kecil, Ahli: Racun yang Sempurna
Redaksi SenayanPost.com telah mencoba menghubungi Head of Media Relations Shopee Indonesia, Prisca Niken, terkait masalah ini.