SENAYANPOST - Bertempat di Kraton Majapahti Jakarta kawasan Cipayung Jakarta Timur pada Kamis 13 Agustus 2026 Perempuan Laju Perkasa kembali menggandeng Information and Communication Technology (ICT) Watch menggelar pelatihan HerTech untuk mengedukasi kalangan perempuan dalam menggunakan artificial intelligence (AI) dan semakin mahir dalam dunia digital.
Direktur Eksekutif ICTWatch Indriyatmo Banyumurti mengungkapkan ICT Watch bergerak di isu literais digital 2002 mengkampanyekan internet sehat. Jika dunia kesehatan semakin maju karena penyakitnya semakin beragam. Begitu dunia internet. Dulu, internet sehat dibangun karena konten negatif porgografi. Adapun sekarang,internet sehat dibangun karena menghadapu penipuan, intoleransi, hoaks, hatespeech.
"Oleh karena itu tantangan ini tidak bisa kita selesaikan sendiri. Kita harus berjejaring dengan pemerintah dan komunitas lokal, Meta dan Google, tujuannya gotong royong menciptakan dunia digital yang aman dan sehat," ungkapnya.
ICT Watch saat ini menjalankan beberapa program kerjasama dengan UMKM, Google untuk guru khususnya guru bimbingan konseling (BK), dan dengan Meta untuk program fitur baru dapat dipantau orang tua, dan rencananya akan diluncurkan pada September 2026 nanti.
Indonesia menjadi prioritas bagi Meta karena pengguna WhatsApp (WA) cukup banyak. Ada 100.000 peserta mempelajari penipuan digital, dengan sasaran anak muda, pelajar dan lansia, karena lansia sering menjadi target penipuan digital.
"AI adalah euphoria baru dunia digital. Kenapa judulnya Perempuan Berdaya AI, karena terkadang, perempuan memiliki kesempatan belajar teknologi yang lebih kecil dari pada laki-laki. Terima kasih kepada Ibu Hetty Andika Perkasa Hendropriyono atas kerjasamanya ini," jelasnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Perempuan Laju Perkasa Ibu Hetty Andika Perkasa Hendropriyono mengungkapkan bahwa Perempuan Laju Perkasa dengan ICT Watch akan melakukan roadshow berkeliling Indonesia untuk memberikan edukasi penggunaan AI agar Bangsa Indonesia lebih cerdas, produktif dan berdaya serta tidak menjadi korban dalam tindak kejahatan digital.
"Kita akan roadshow keliling Indonesia untuk kegiatan kita bersama. AI hadir bukan untuk menggantikan kita, AI hadir justru untuk membantu kita bekerja lebih cerdas, produktif dan lebih berdaya. Dalam berkarin dalam usaha atau kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya.