SENAYANPOST – Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI) melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI).
Kunjungan tersebut merupakan inisiatif DIKPI dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DIKPI sekaligus Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Brigadir Jenderal Polisi Dedy Tabrani.
Hal ini dipandang sebagai upaya membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Selain itu kerjasama ini juga bertujuan untuk mendorong pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia (APTKI).
Asosiasi ini dirancang sebagai wadah kolaboratif yang menghimpun perguruan tinggi penyelenggara kajian ilmu kepolisian guna memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ilmu kepolisian di tengah semakin kompleksnya tantangan keamanan global.
Baca Juga: Heboh Penggerebekan Rumdin Kalapas Waingapu, Warganet Sebut Kejadian Lawas
Selain Ketua Umum, delegasi dari DIKPI yang hadir dalam pertemuan di Gedung KWJ Universitas Indonesia adalah Sekretaris Jenderal DIKPI, Komisaris Besar Polisi Dr. Susilo Edy.
Sementara dari Universitas Indonesia, pertemuan dihadiri oleh Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, Supriatna. Turut hadir juga Wakil Direktur I Yon Mahmudi, Wakil Direktur II Reza Rustam, dan Ketua Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian, Basir.
Adapun dari STIK-PTIK Polri diwakili oleh Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian, Komisaris Besar Polisi Dr. Benny Saragih.
APTKI untuk Pengembangan Ilmu Kepolisian
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Tabrani selaku konseptor dan penggagas utama pembentukan APTKI menegaskan bahwa pembentukan asosiasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu kepolisian.
Baca Juga: BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Perekonomian Nasional
“Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia,” ujar Dedy Tabrani.
Ia menambahkan bahwa kunjungan dan silaturahmi ini merupakan langkah awal DIKPI dalam membangun kesepahaman serta menjembatani proses pembentukan APTKI bersama perguruan tinggi penyelenggara pendidikan ilmu kepolisian di Indonesia.
Adapun Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Supriatna, pun turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pembentukan APTKI.