nasional

Viral Puluhan Ompreng MBG di Sekolah Lampung Tak Disentuh Siswa, Menu Telur-Salak Diduga Kedaluwarsa

Minggu, 12 April 2026 | 16:01 WIB
Viral temuan puluhan ompreng MBG di Lampung yang berisikan menu telur hingga salak yang diduga kedaluwarsa. (Instagram.com/@undercover.id)

SENAYANPOST - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan puluhan ompreng makan bergizi gratis (MBG) yang diduga tak layak konsumsi bagi para siswa sekolah di wilayah Tulang Bawang, Lampung.

Sebelumnya diketahui, temuan itu terungkap dalam kegiatan monitoring atau pemantauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulang Bawang, pada Rabu, 8 April 2026.

Terlihat dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 12 April 2026, diduga sebagian besar tumpukan ompreng MBG tersebut tidak disentuh para siswa lantaran dinilai sudah kedaluwarsa.

"Makanan banyak yang sisa, bahkan tidak sedikit yang tak disentuh siswa," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Baca Juga: Ditegur Tidak Mempan, Viral Guru Ungkap Cara Jitu Kepala Sekolah agar SPPG Perbaiki Kualitas MBG

Lantas, bagaimana sebenarnya temuan paket MBG di sekolah Lampung ini bermula? Berikut ini kronologinya.

Wabup Tulang Bawang: Ini Mubazir

Berdasarkan laporan di lapangan, rombongan pejabat setempat menyoroti tumpukan ompreng MBG tersebut di lokasi kejadian.

Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan yang ikut dalam kegiatan tersebut sontak memanggil para petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

"Coba mana SPPI nya, panggil, ini mubazir (terbuang sia-sia)," kata Hasan di lokasi kejadian.

Bagi yang belum tahu, SPPI merupakan petugas dari Badan Gizi Nasional dan Kemhan, untuk merekrut sarjana sebagai ASN/Komcad yang bertugas memimpin SPPG di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Aksi Penjual Makanan di Tebet Jakarta yang Diduga Tiru Logo BGN dan Jual 'Sarapan MBG' untuk Warga

Menu Telur Ceplok hingga Salak

Dalam insiden ini, para pejabat setempat menyayangkan adanya temuan puluhan ompreng MBG yang tersisa bahkan sama sekali tidak dimakan oleh siswa.

Halaman:

Tags

Terkini