nasional

Kenang 175 Anak Korban Serangan AS–Israel di Minab, Kedubes Iran Gelar Doa Bersama

Senin, 16 Maret 2026 | 05:13 WIB
Kedubes Iran di Indonesia gelar doa bersama kenang 175 anak yang menjadi korban serangan AS dan Israel baru-baru ini. (Dokumentasi Kedubes Iran)

SENAYANPOST - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menggelar acara doa bersama dan peringatan untuk mengenang 175 anak yang menjadi korban serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap sebuah sekolah dasar di kota Minab, Iran.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Duta Besar Iran di Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/3/2026) tersebut dihadiri oleh sejumlah anak-anak Indonesia sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap para korban.

Dalam keterangan persnya, Kedubes Iran menyatakan bahwa kehadiran anak-anak Indonesia dalam acara tersebut menjadi simbol empati lintas bangsa terhadap penderitaan anak-anak yang menjadi korban konflik.

"Kehadiran anak-anak Indonesia dalam acara ini merupakan simbol solidaritas kemanusiaan dan pesan yang jelas tentang empati bangsa-bangsa terhadap para korban yang tidak bersalah," demikian pernyataan Kedubes Iran.

Baca Juga: Analisis Strategi dan Opsi Kebijakan Buntut Eskalasi Konflik di Iran

Menurut pernyataan tersebut, ketika anak-anak dari berbagai bangsa berdiri bersama untuk mengenang para korban, mereka pada hakikatnya mewakili suara hati nurani dunia yang menolak kekerasan terhadap anak-anak.

Kedubes Iran berharap kenangan terhadap anak-anak yang menjadi korban tersebut dapat menggugah kesadaran global tentang pentingnya melindungi anak-anak dari dampak konflik bersenjata.

"Diharapkan bahwa kenangan dan nama anak-anak tak berdosa ini akan semakin membangunkan hati nurani dunia dan menjadi inspirasi bagi upaya bersama untuk perdamaian, keadilan, dan perlindungan kehidupan anak-anak di seluruh dunia," tulis pernyataan tersebut.

Acara doa bersama itu juga menjadi pengingat akan pentingnya upaya internasional untuk mencegah sekolah dan fasilitas pendidikan menjadi target dalam konflik bersenjata.

Baca Juga: Netanyahu Akui Israel Ingin Rakyat Iran Gulingkan Rezim di Teheran

Kedutaan Besar Iran menegaskan harapannya agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

"Semoga tiba hari di mana tidak ada lagi sekolah yang menjadi sasaran perang dan tidak ada lagi anak yang menjadi korban kekerasan dan agresi," demikian pernyataan tersebut.

Acara tersebut ditutup dengan doa bersama untuk perdamaian, keadilan, dan keamanan bagi seluruh anak di dunia.***

Tags

Terkini