SENAYANPOST - Gubernur Aceh Muzakir Manaf belum lama ini mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana Sumatera.
Rakor tersebut sudah terselenggara di Kota Banda Aceh pada Selasa lalu, yang diikuti oleh DPR RI, kementerian, lembaga, sekaligus kepala daerah yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan itu, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh sudah bergerak cepat melalui salah satunya status tanggap darurat.
"Dalam rapat itu, saya menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh telah bergerak cepat melalui penetapan status tanggap darurat, evakuasi, penyaluran logistik, layanan kesehatan, dan pemulihan awal," tulis Muzakir Manaf pada 30 Desember 2025, dikutip SenayanPost.com dari Instagram @muzakirmanaf1964.
Gubernur yang akrab disapa Mualem itu menilai bahwa dampak bencana kali ini membutuhkan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Pusat.
"Namun besarnya dampak bencana membutuhkan dukungan kuat dan berkelanjutan dari Pemerintah Pusat," lanjutnya.
Mualem berharap pemulihan pascabencana bisa berjalan cepat dan tepat sasaran ke depannya.
"Karena itu, rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah DPR RI, kementerian/lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah agar pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran," jelasnya.
Sementara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan percepatan pemulihan pascabencana di Aceh khususnya dilakukan secara terintegrasi bersama kementerian lembaga dan pemerintah daerah.
"Kami sepakat penanganan pascabencana banjir dan longsor di daerah terdampak di Provinsi Aceh dilakukan secara terintegrasi dengan seluruh kementerian lembaga sehingga penanganan skala nasional berjalan maksimal," kata Sufmi Dasco.
Dasco mengatakan bahwa DPR juga sudah meminta kementerian dan lembaga untuk ditempatkan di Aceh.
"Kami juga minta kepada kementerian lembaga untuk menempatkan PIC di Aceh sehingga koordinasi dalam percepatan pemulihan pasca bencana berjalan maksimal," ungkapnya.