nasional

Soroti Masa Pascabencana Sumatera, Akademisi Ungkap Pemulihan Butuh Banyak Sumber Daya: Kita Butuh Bangun Rumah dan Infrastruktur

Senin, 15 Desember 2025 | 16:47 WIB
Akademisi Sulfikar Amir khawatir penanganan pascabencana banjir di Sumatera lama. (Instagram/sumutnusantara)

SENAYANPOST - Upaya penanggulangan bencana banjir yang melanda 3 provinsi di Sumatera masih terus dilakukan oleh pemerintah. Sejak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November lalu, baik pemerintah maupun relawan dari berbagai pihak membantu menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Penanganan dampak banjir juga mulai dilakukan, salah satunya dengan mengeruk endapan lumpur lumpur atau mulai dengan memotong kayu-kayu yang terbawa air.

Mengenai penanganan pasca banjir tersebut, akademisi Sulfikar Amir mengungkapkan bahwa pemerintah mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama agar semuanya pulih seperti keadaan semula.

Pascabencana Menentukan Langkah Penanganan

Periode pascabencana, kata Sulfikar merupakan tahap ketiga dalam kebencanaan, setelah masa pra-bencana dan dampak kerentanan masyarakat saat bencana datang.

Baca Juga: Banjir Bandang Kembali Terjang Batu Busuk Padang, Debit Air Tinggi dan Arus Deras Jebol Tanggul Sungai Batang Kuranji

“Pascabencana itu menentukan dari dampak yang terjadi dan bagaimana meresponnya ketika bencana itu terjadi,” ujar Sulfikar dikutip dari siaran podcast yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Senin, (15/12/25).

Lebih lanjut, bencana banjir di Sumatera, menurut Sulfikar kemungkinan akan memiliki masa pascabencana yang lama.

“Yang kita lihat di Sumatera ini, dalam kekhawatiran saya itu akan memiliki pascabencana yang lama sekali. Apa lagi hujan yang masih turun,” sambungnya.

Bencana Sumatera Belum Masuk dalam Masa Pascabencana

Kondisi cuaca yang masih sering turun hujan, kata Sulfikar membuat penanganan bencana di Sumatera belum masuk ke dalam tahapan pascabencana.

Baca Juga: Sempat Dikunjungi Presiden Prabowo, Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung Dibangun dan Bisa Dilewati Warga Aceh

“Kita belum masuk masa pasca. Kita masih melihat masyarakat di sana yang masih terdampak oleh banjir bandang, lalu longsor dan sebagainya,” paparnya.

Masa pascabencana, menurut Sulfikar baru masuk ketika hujan dan banjir sudah tak terjadi di lokasi awal.

Halaman:

Tags

Terkini