nasional

Lokakarya Dai Komunitas Muhammadiyah Teguhkan Dakwah Berkemajuan dan Responsif Perkembangan Zaman

Minggu, 12 Oktober 2025 | 11:44 WIB

SENAYANPOST - Pada Sabtu 11 Oktober 2025  Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Lokakarya Dai Komunitas Muhammadiyah di lantai 6 Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya 62, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh para dai dan pengurus LDK dari berbagai wilayah Indonesia dan menjadi langkah strategis dalam penyusunan Panduan Dakwah Komunitas Muhammadiyah yang terarah dan sistematis.

Acara dibuka oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, M.Ag., yang menegaskan pentingnya lokakarya ini sebagai sarana penguatan peran dai di tingkat komunitas.

“Dakwah komunitas harus memiliki arah, sistem, dan panduan yang jelas agar mampu menjawab kebutuhan umat dan tantangan zaman,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, yang mengingatkan pentingnya peran dai dalam menjaga lingkungan hidup.

“Manusia adalah khalifah fil ardh, penjaga bumi. Merawat lingkungan adalah bagian dari ibadah sosial dan amanat konstitusi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dakwah ekologis Muhammadiyah dapat menjadi jembatan antara iman dan aksi sosial, sekaligus bentuk tanggung jawab kebangsaan.

Lokakarya ini juga menghadirkan Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol. M. Zainul Muttaqien, S.H., S.I.K., M.A.P., yang menekankan bahwa permasalahan narkoba merupakan ancaman global.

“Seluruh elemen masyarakat, termasuk para dai, harus berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi publik, Ketua LDK PP Muhammadiyah menyerahkan Display Sintetis Jenis Narkoba hasil karyanya kepada Deputi Pencegahan BNN RI. Display tersebut akan digunakan sebagai alat bantu sosialisasi bahaya narkoba di berbagai daerah dakwah.

Pada puncak acara, Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Saad Ibrahim, M.A., hadir memberikan pengarahan dan penutupan. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mendorong agar dakwah Muhammadiyah mampu menembus batas-batas dunia.

“Saya berharap dakwah para dai LDK bisa mendunia. Teknologi informasi harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah global,” pesan Kyai Saad.

Sebagai penanda komitmen bersama, hasil lokakarya diserahkan secara simbolis oleh Muchamad Arifin kepada Dr. Saad Ibrahim untuk dijadikan pedoman nasional dalam pengelolaan dan penguatan peran dai komunitas di seluruh Indonesia.

Kegiatan Lokakarya Dai Komunitas Muhammadiyah 2025 ini menjadi tonggak penting bagi lahirnya gerakan dakwah yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkemajuan — dakwah yang tidak hanya menyeru kebaikan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa.

Tags

Terkini