nasional

Gus Miftah Ditegur Istana Soal Ejek Penjual Es Teh, Boy Candra: Kata Maaf Tak Benar-Benar Hilangkan Luka

Sabtu, 7 Desember 2024 | 10:48 WIB
Momen kebersamaan Gus Miftah dengan Mayor Teddy

SENAYANPOST - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan teguran kepada Utusan Khusus Presiden sekaligus pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Teguran tersebut terkait dengan ucapan Gus Miftah yang dianggap merendahkan seorang pedagang es teh keliling dalam acara pengajian 'Magelang Bersholawat' pada November 2024.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Gus Miftah terlihat berkata kepada pedagang itu, "Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum laku, sudah takdir."

Baca Juga: Istana Kepresidenan Respons Pengunduran Diri Miftah Maulana Usai Viral Olok-olok Penjual Es Teh

Hasan Nasbi menyampaikan bahwa Presiden menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tindakan tersebut dan telah meminta Gus Miftah melalui Sekretaris Kabinet RI, Mayor Teddy Indra Wijaya, untuk segera meminta maaf kepada pedagang es teh bernama Sunhaji.

Mewakili pihak Istana, Hasan Nasbi juga menyebut olokan yang tak pantas dilontarkan oleh Gus Miftah selaku pejabat publik dapat melukai perasaan sang penjual es teh bakul yang tengah bekerja keras untuk keluarganya.

"Mungkin saja dan sangat mungkin (penjual es teh bakul) terluka perasaannya karena kejadian kemarin," tegasnya.

Baca Juga: Gegara Olok-olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Mengundurkan Diri dari Kabinet Prabowo

Teguran Prabowo ke Gus Miftah ini akhirnya membuat sang utusan khusus presiden menemui sang pedagang es teh bakul di Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Magelang.

Gus Miftah: Niatnya Bercanda Malah Berlebihan

Dalam kesempatan berbeda, Gus Miftah pun mendatangi kediaman Sunhaji di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Baca Juga: Prabowo Sapa Warga Kupang, Sempatkan Foto Bareng Ibu-Ibu dan Anak

Maksud kedatangan sang utusan khusus presiden itu ingin meminta maaf atas kasus viralnya ucapan kasar kepada sang penjual es teh bakul saat momen 'Magelang Bersholawat' pada November 2024 lalu.

"Yang saat itu niatnya guyon (bercanda) tapi disalahpersepsikan, tapi apapun itu aku minta maaf sama Kang Sunhaji. Niatnya bercanda malah berlebihan," ujar Gus Miftah dalam pertemuannya dengan Sunhaji itu.

Halaman:

Tags

Terkini