SENAYANPOST – Siapa yang tak tahu kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Indonesia?
Karya tersebut merupakan penghargaan akan kekayaan budaya hindu di Indonesia, khususnya di Bali.
GWK, begitu ia sering disebut diinisiasi oleh seniman asal Bali, Nyoman Nuarta pada akhir tahun 1980-an.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Destiny, YUNGYU 8TURN dalam Bahasa Indonesia
Patung tersebut dibuat dengan figur Dewa Wisnu dan menunggangi burung garuda.
Burung garuda adalah burung dalam mitologi hindu.
Pembangunan patung ini memulai tahap perencanaannya pada tahun 1990 dan kontruksi fisiknya dimulai pada tahun 1997.
Baca Juga: Lirik Lagu Destiny, YUNGYU 8TURN, OST Drakor Serendipity’s Embrace
Proyek ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi pada akhir 1990-an yang sempat memperlambat pembangunan.
Patung Garuda Wisnu Kencana resmi diselesaikan pada tahun 2018 setelah lebih dari dua dekade pengerjaan.
GWK miliki tinggi 121 meter dan dibuat dari tembaga dan baja.
Baca Juga: Israel Penjajah Klaim Tewaskan 19 Teroris di Sekolah Al Tabiin, 100 Orang Lebih Warga Gaza Syahid
Material yang digunakan dalam pembangunan patung GWK merupakan perpaduan antara tembaga dan kuningan, dengan struktur inti yang terbuat dari baja.
GWK menjulang megah di tengah lanskap Bukit Ungasan.