SENAYANPOST - Gerakan BDS Indonesia kembali mengajak masyarakat untuk boikot Disney dan Marvel.
Disney dan Marvel baru-baru ini akan menampilkan sosok kontroversial, Ruth Bat-Seraph yang merupakan karakter anti-Palestina.
Belum lama ini, Disney dan Marvel menghapus detail penting dari karakter Ruth Bat-Seraph alias Sabra tersebut, namun menurut Gerakan BDS hal itu belumlah cukup.
Masyarakat perlu menekan kedua perusahaan tersebut agar karakter yang dinilai rasis dan mempromosikan propaganda Israel itu hilang dari film yang diproduksi Marvel dan disiarkan Disney.
"Dengan menghidupkan kembali karakter anti-Palestina Ruth Bat-Seraph, mereka terlibat dalam propaganda genosida Israel," tulis Gerakan BDS Indonesia lewat akun resmi X @GerakanBDS_ID pada 29 Juli 2024, dikutip SenayanPost.com.
Diketahui, karakter kontroversial itu akan hadir dalam film terbaru Captain America tahun depan.
"Pada April 2024, lebih dari 25 organisasi kebudayaan Palestina, termasuk teater dan pusat seni pertunjukan, menyerukan 'boikot besar-besaran' terhadap film tersebut," lanjutnya.
"Boikot dilakukan dengan tuntutan karakter Ruth Bat-Seraph yang 'mewakili' Israel dihilangkan," tambahnya.
Baca Juga: Ancaman Boikot Adidas setelah Tolak Model Keturunan Palestina
Menurut mereka, dengan menghidupkan kembali karakter rasis ini dalam bentuk apa pun, Marvel turut mempromosikan penindasan brutal Israel terhadap rakyat Palestina.
Gerakan BDS juga menginformasikan bahwa Disney dan Marvel telah menghapus detail penting karakter ini.
"Ini jadi salah satu keberhasilan penting meski belum sepenuhnya. Karena dengan mempertahankan karakter Ruth Bat-Seraph dalam film itu, Disney dan Marvel terlibat dalam mendukung genosida dan apartheid yang dilakukan Israel terhadap penduduk asli Palestina," jelasnya.
"Kita harus meningkatkan taktik kita sampai karakter tersebut dihapus selamanya," tambahnya.