SENAYANPOST – Keraton Majapahit Jakarta berdiri megah di kawasan Cipayung Jakarta Timur memiliki berbagai fasilitas antaralain Taman Madakaripura, Pendopo Maharaja Hayam Wuruk, Balairung Mahapatih Gajah Mada dan Alun-Alun Wilwatikta.
Pada Minggu, 31 Maret 2024, Guru Besar Sejarah Universitas Gajah Mada Prof Djoko Suryo menandatangani prasasti Keraton Majapahit Jakarta yang didirikan oleh Guru Besar Filsafat Intelijen Prof AM Hendropriyono.
Dalam sambutannya, Prof Djoko Suryo menjelaskan bahwa Keraton Majapahit Jakarta merupakan karya besar anak bangsa Indonesia Prof Jenderal Hendropriyono yang memiliki cita-cita luhur untuk kemandirian Bangsa Indonesia.
“Keraton Majapahit Jakarta merupakan karya yang menggambarkan kebesaran Majapahit yang telah dikaji secara akademis dan filosofis,” jelas guru besar yang mendapatkan gelas Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Yogyakarta.
Pendiri Keraton Majapahit Jakarta Prof Dr Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia memiliki peradaban yang besar tetapi dihilangkan kolonialisme yang memanfaatkan perpecahan sesama anak bangsa.
“Zaman Hindia Belanda ada koran Belanda yang menggambarkan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang terbelakang,” jelas Kepala Badan Intelijen Negara periode 2001-2004 ini.
Pendirian Keraton Majapahit Jakarta merupakan upaya untuk menyadarkan Bangsa Indonesia bahwa keutuhan dan persatuan merupakan modal besar dalam membangun peradaban yang berkemajuan. (Muqoddas).