SENAYANPOST - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh didampingi jajaran elit Partai NasDem pada Kamis 25 Juni 2026 mengunjungi Kraton Majapahit Jakarta.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Pendiri dan Ketua Kraton Majapahit Jakarta Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono beserja jajaran para petinggi dan ponggawa Kraton Majapahit Jakarta.
Kraton Majapahit Jakarta merupakan upaya AM Hendropriyono dalam merestorasi Peradaban Nusantara dan sejalan dengan semangat pendirian Partai NasDem yang mengusung tema besar Restorasi Indonesia.
Sebagai Ketua Kraton Majapahit Jakarta, Prof AM Hendropriyono menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus membangun sektor kebudayaan dengan menggali nilai-nilai moral dan etika serta kepribadian bangsa-bangsa di Nusantara secara bersama-sama.
“Jika tidak digali, kita tidak akan kunjung membangun kebudayaan karena kebudayaan adalah roh dari peradaban. Menggalinya sulit apalagi mencari trah geneologis. Maka, kita bentuk tim dari UGM (Universitas Gadjah Mada), UIN (Universitas Islam Negeri) Alaudin Makassar, UNJ (Universitas Negeri Jakarta), Undip (Universitas Diponegoro) dan ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta. Kita bangun etalase yang mirip dengan yang ditempati Raja Hayum Wuruk,” jelas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) 2001 – 2004 ini.
AM Hendropriyono juga mengungkapkan bahwa Kraton Majapahit sebagai pusat kebudayaan berusaha merestorasi kembali identitas kebangsaan dengan melengkapi Sumpah Pemuda melalui Aksara Nusantara.
“Saya prihatih semakin lama lupa bahwa Sumpah Pemuda kita belum selesai. Itu hanya lisan, tulisannya belum. Karena itu atas bantuan para pakar aksara kita membuat aksara baru yaitu Aksara Nusantara. Menulisnya mudah. Mungkin 4 (empat) kali pertemuan sudah bisa menulis. Mudah sekali. Tulisan ini mengidentifikasikan kita sebagai bangsa. Saya harapkan generasi penerus bangsa kita menjadi antusias,” harapnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada AM Hendropriyono, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh tekankan pentingnya spirit nation yang panjang sebagai bentuk pertanggung-jawaban kepada generasi mendatang.
“Kraton Majapahit Jakarta adalah memori historis daripada Bangsa Indonesia yang dimulai sejak abad-abad lampau. Catatan yang penting adalah kejayaan Majapahit sejak akhir abad ke-13 bukan hanya kepulauan Nusantara tapi juga seluruh Asia Tenggara,”
Surya Paloh mengungkapkan bahwa sejarah Bangsa Indonesia sangat berkaitan dengan Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada sebagai inspirasi dari kebangkitan nasional dan Sumpah Pemuda.
“Sejarah bangsa kita pberkaitan dengan Sumpah Palapa Gajah Mada. Pembangunan Kraton Majapahit Jakarta adalah perjuangan yang luar biasa. Idealism yang luar biasa. Kita perlu spirit nation yang panjang sebagai pertanggungjawaban untuk kehidupan generasi penerusnya,” tegasnyanya.
"Sekali lagi kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa, yang mungkim harus saya katakan menjadi kenangan memori dan sejarah yang besar. Tidak dinikmati sekarang tapi generasi yang akan mendatang. Karya yang diilhami tekad yang luar biasa, sebagai sumbangsih luar biasa untuk kehidupan berbangsa yang luar biasa," pungkasnya.
Turut mendampingi Surya Paloh adalah Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Saan Mustofa dan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat, beserta jajaran DPP Partai NasDem lainnya.
Rombongan DPP Partai NasDem ini menyempatkan berkeliling area Kraton Majapahit Jakarta yang terdiri dari Pendopo Agung Maharaja Hayam Wuruk, Alun-Alun Kertarajasa dan Tamansari Maharatu Tribhuwana Tunggadewi yang di dalamnya terdapat replika Air Terjun Madakaripura yang aslinya di Gunung Tengger Jawa Timur dan Goa Suci yang aslinya di kabupaten Tuban Jawa Timur.