Dugaan Keracunan Massal MBG di Jakarta Timur: 252 Siswa Jadi Korban, Dinkes DKI Uji Lab Pangsit Isi Tahu

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Minggu, 10 Mei 2026 | 18:22 WIB
Kasus keracunan MBG pada 252 siswa di Jakarta Timur. (Threads/bonitasyachputri)
Kasus keracunan MBG pada 252 siswa di Jakarta Timur. (Threads/bonitasyachputri)

SENAYANPOST - Kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur. Dalam kasus terbaru ini, ada sekitar 252 siswa dari beberapa sekolah dasar (SD) yang menjadi korban.

Para korban pun melakukan perawatan yang tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes). Kasus keracunan yang terjadi di wilayah Jakarta Timur itu viral usai unggahan salah satu orang tua siswa di platform media sosial Threads.

Sebuah akun bernama @bonitasyachputri mengungkapkan bahwa anaknya mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG yang dibagikan pada Jumat, (8/5/26). MBG tersebut dibagikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulogebang 15.

“Sekolahan anak saya SDN 03 Ujung Menteng Jaktim keracunan MBG pada hari Jumat, gimana ini pihak SPPG Pulogebang 15? Bisa tanggung jawab gak?” tulisnya pada unggahan tersebut, dikutip pada Minggu, (10/5/26).

Baca Juga: Lirik Lagu Lo Ariessgo Todo, Bruno Mars

Utas tersebut juga menandai akun Instagram Partai Gerindra dan Gubernur Jakarta, Pramono Anung untuk meminta kasus diusut. Ia juga mengunggah video saat beberapa siswa SD terbaring di ranjang rumah sakit dan foto menu MBG pada hari itu.

Terlihat bahwa saat itu, SPPG Pulogebang 15 membagikan menu jamur crispy, pangsit isi tahu, bakmi Jawa, ayam suwir, tumis tauge beserta timun dan tomat, dan buah semangka.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengungkapkan bahwa keracunan diduga berasal dari makanan pangsit isi tahu. Dugaan tersebut muncul karena saat dikonsumsi, makanan tersebut memiliki rasa yang sedikit masam.

“Diduga dari pangsit isi tahu, karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa,” kata Ani kepada awak media.

Baca Juga: Kesaksian Penjaga Rumah Haerul Saleh: Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong Sebelum Api Membesar di Lantai 4

Update Kondisi Korban Dugaan Keracunan

Ani menambahkan bahwa ada 252 siswa yang melaporkan mengalami gejala keracunan. 252 siswa tersebut banyak berasal RA Al Latifiyah, SD Negeri Cakung Timur 01, SD Negeri Ujung Menteng 02 dan 03, MI Al Adawiyah, MI Al Wathoniyah serta MTs Al Adawiyah.

“Yang mengakses faskes sejumlah 188 dan yang dirawat hingga Sabtu ada 26 (orang),” jelasnya.

Para siswa tersebut dirujuk ke sejumlah rumah sakit, yakni RS Citra Harapan Bekasi, RS Ananda, RSI Pondok Kopi, RS Resti Mulya, RS Firdaus, RSI Sukapura, dan RS Pekerja. Sementara sebagian siswa lainnya menjalani rawat jalan di Puskesmas karena gejala ringan yang ditunjukkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X