nasional

Kronologi Peserta Kopdes-KNMP Asal Sumut Novia Rahmadhani Meninggal Dunia saat Ikut Latsarmil

Kamis, 25 Juni 2026 | 10:51 WIB
Insiden wafatnya peserta latsarmil Kopdes-KNMP di Jakarta, Novia Rahmadhani (Instagram.com/@lubis_lily-@kualimerahputih)

SENAYANPOST - Kabar duka datang dari salah satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI), bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), Novia Rahmadhani Sitohang.

Novia dikabarkan wafat saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil), calon pengelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan KNMP di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.

Kabar ini disampaikan Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo dalam keterangan resminya.

"Benar, Kemhan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang," kata Rico.

Baca Juga: Pemerintah Buka 35 Ribu Loker untuk Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih, Statusnya Pegawai BUMN

"(Novia) mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta," ungkapnya.

Riko menuturkan, Novia sempat mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pendidikan latsarmil pada Senin, 22 Juni 2026.

Novia lalu dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa, untuk penanganan medis.

Kondisi Novia dilaporkan terus menurun, hingga meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB)," ungkap Rico.

Dalam kesempatan yang sama, Rico memastikan sebelumnya Novia sempat menjalani tes kesehatan, untuk memastikan kesiapan fisik sebelum menjalani pendidikan.

Rico menyebut, pihaknya juga telah melakukan penanganan medis sesuai dengan standar yang berlaku kepada peserta yang mengalami sakit di tengah masa pendidikan.

Kini, Kemhan disebut tengah mengevaluasi sistem pendidikan latsarmil agar demi keamanan dan keselamatan para peserta.

"Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan, terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan kesehatan peserta," beber Rico.

Halaman:

Tags

Terkini