SENAYANPOST - Nanik S. Deyang akhirnya muncul ke publik setelah menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan pendahulunya, Dadan Hindayana, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Bagi yang belum tahu, Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
Kini, Nanik menjabat sebagai Kepala BGN setelah mandat yang diberikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada Selasa, 2 Juni 2026.
Dadan juga sebelumnya ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai tersangka kasus korupsi dalam tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga: Secarik Surat Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang Viral usai Ditetapkan Tersangka oleh Kejagung
Dalam perkenalannya, Nanik mengungkap berbagai alasan dirinya berada di pucuk pimpinan BGN yang mengelola program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mulanya, Nanik menuturkan dirinya memiliki latar belakang lulusan Sarjana Biologi.
"Saya Sarjana Biologi ya, saya ulang, bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi," kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Terdapat sejumlah poin menarik dalam pidato perkenalan Nanik sebagai Kepala BGN yang baru. Berikut ini di antaranya.
Pada kesempatan yang sama, Nanik kemudian memperkenalkan dua orang wakilnya, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
"Di sebelah saya, Ibu Agustina Arumsari. Beliau sudah 34 tahun di bidang pengawasan dan audit," ungkap Nanik.
Kepala BGN yang baru itu lantas menyebut Arum sebelumnya bekerja sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Dengan tugas dari Pak Presiden, sesuai dengan keahlian beliau, beliau akan mengawasi dengan super ketat tata kelola dan keuangan negara yang di BGN," tegasnya.
Nanik lalu menjelaskan latar belakang wakil BGN lainnya, yakni Malyen TNI Trenggono.