SENAYANPOST – Pentingnya membangun citra bangsa yang bermartabat di mata dunia internasional menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara pimpinan TNI Angkatan Udara dan tokoh senior militer di Kraton Majapahit Jakarta, Rabu sore (22/4/26).
Dalam kunjungan tersebut, dibahas mengenai relevansi nilai sejarah Majapahit dalam membentuk mentalitas prajurit udara masa kini yang profesional dan bangga akan identitasnya.
Ketua Kraton Majapahit Jakarta, AM Hendropriyono, mengawali sambutannya dengan menceritakan motivasi di balik pembangunan replika pusat kejayaan Nusantara tersebut. Ia menyinggung catatan sejarah kolonial yang sering kali merendahkan martabat rakyat Indonesia.
Bagi Hendropriyono, militer adalah garda terdepan yang harus memiliki mentalitas pemenang dan tidak boleh merasa inferior di hadapan bangsa asing.
Baca Juga: KASAU Targetkan 300 Pesawat Tempur dan 900 Pilot Tangguh untuk Perkuat Kedaulatan Udara
"Dulu saya membaca literatur lama, citra bangsa kita digambarkan dengan sangat rendah. Hal inilah yang perlu kita dobrak bersama. Kita perlu melihat lagi bagaimana citra kita di mata dunia. Saya bahkan mengajak rekan-rekan untuk berdiskusi dengan para Indonesianis seperti Mister Gaura, agar kita sadar bahwa orang asing saja mengagumi budaya kita, maka kita pun harus lebih mencintainya," ungkap AM Hendropriyono dengan penuh semangat.
Menanggapi pesan tersebut, KASAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyampaikan rasa kagum dan terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan senior militer tersebut kepada TNI AU.
Ia menilai semangat yang ditularkan oleh AM Hendropriyono menjadi motivasi tambahan bagi seluruh jajaran Mabesau yang tengah mengawal proses modernisasi besar-besaran.
"Semangat Bapak menjadi panutan bagi kami. Saat ini kami sedang mengakselerasi modernisasi TNI AU, dan melihat sejarah melalui film pendek tadi, kami diingatkan betapa gigihnya para pendahulu dalam mempertahankan kemerdekaan. Kami harus lebih semangat dari itu dalam menjaga kedaulatan dirgantara saat ini," tutur KASAU.
Baca Juga: Krapyak
Selain mengikuti rangkaian acara formal, 150 peserta kunjungan juga diajak melakukan tur area yang dipandu oleh Susi Susanti. Melalui penayangan video profil TNI AU dan pertunjukan tari Gajah Mada secara langsung, acara ini berhasil menciptakan harmoni antara kekuatan militer modern dan kekayaan warisan budaya Indonesia. *