SENAYANPOST - PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax, dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan energi di tengah meningkatnya biaya pengadaan dan dinamika pasar global.
Vice President (VP) Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga Sigit Setiawan mengatakan perusahaan sebelumnya berupaya menahan kenaikan harga.
Namun, langkah tersebut tidak dapat dilakukan terus-menerus karena berpotensi mengganggu keberlanjutan pasokan BBM di dalam negeri.
Hal ini disampaikan Sigit dalam Sarasehan Energi bertajuk Transisi Energi dalam Memitigasi Konflik Global di Universitas IPB, Bogor, Jawa Barat, Rabu.
"Beberapa waktu kemarin itu masih bisa kami tahan, tetapi kenapa kok hari ini nggak bisa nahan? Karena kami harus memastikan ketersediaan di pasar itu ada barangnya," ujar Sigit Setiawan, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Baca Juga: Pertamina Kembali Naikkan Harga BBM, 3 Jenis BBM Ini Harganya Naik Mulai 4 Mei 2026
Biaya Produksi dan Impor Meningkat
Sigit menjelaskan bahwa kenaikan biaya produksi dan pengadaan energi akan berdampak langsung terhadap harga jual produk di pasar.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena masyarakat juga harus menghadapi beban harga yang lebih tinggi.
"Kalau biaya produksinya naik, akan berpengaruh ke harga jual produk yang dihasilkan. Berarti harga di pasar akan naik. Masyarakat konsumen bisa membeli, nggak? Tentu berat," ujarnya.
Ia menambahkan, Pertamina saat ini harus mengimpor BBM dengan harga yang lebih mahal, sementara harga jual di pasar domestik tidak selalu dapat mengikuti kenaikan tersebut.
"Pertamina mengimpor BBM dengan harga tinggi, terus kami jual di domestik harganya rendah. Uang yang kami dapat dari penjualan domestik untuk membeli BBM di market impor tidak lagi mendapatkan volume yang sama," ujar Sigit.
Baca Juga: Di Tengah Ketegangan AS dan Iran, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Artikel Terkait
Penasaran Berapa Harga Pertamax Green 95, BBM Baru dari Pertamina?
Pertamina Tepis Isu Pertamax Oplosan, Begini Penjelasannya
Ingar Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, Begini 3 Curhatan Guru Honorer di Karawang: Sudah Setia, Malah Bikin Kecewa
Telisik Penentuan Spek BBM Pertamina usai Ramai Dugaan Pertamax Oplos hingga Sorotan DPR Soal Kendaraan yang Bermasalah
Pertamax dan Pertamax Green 95 Stabil, 3 BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan Harga hingga Rp9.400 per Liter